Skip to main content

Kenapa justru negara maju yg bukan berpenduduk mayoritas Islamlah yg islam

Seorang Teman bertanya :

Kenapa justru negara maju yg bukan berpenduduk mayoritas Islamlah yg islami; bersih, aman, makmur, minim korupsi dan suap.

Sy copaskan jawaban sy :
Suatu negara akan berhasil bangkit kalau sdh tegak ideologinya, mau komunis, sekuler (kapitalis) maupun Islam.
Ideologi islam belum ditegakkan di negeri2 kaum muslimin.

Negara2 yg maju dgn tingkat korup dan suap yg rendah, bersih aman san makmur itu karena mereka hidupnya sudah ideologis.
Ideologi = pemikiran mendasar yg melahirkan peraturan
Ideologi = perekat antara faham / pemikiran dan perbuatan
Ideologis = sadar hukum, takut hukum. Apa aturan yg pikir & ditulis, itu yg dijalankan.
Hidup ideologis = hidup yg berintegritas.
Ideologi dalam konteks negara adalah bagai pondasi pada bangunan. Tak akan kokoh dan hebat kalau tdk ada pondasi.
Indonesia pun bisa bangkit jadi maju kalau jadi negara yg ideologis.

Malaysia sedang menuju menjadi negara maju, dia bangkit, di atas ideologi sekuler. Singapur - Hongkong - Taiwan - Korea sdh lebih dulu.

China bangkit dengan ideologi komunisnya.
Indonesiapun kalau mau bisa² saja.
Pertanyaannya sekarang, kalau mau bangkit, Indonesia dengan umat islamnya ini mau bangkit maju di atas ideologi apa?
Kapitalisme, komunisme, atau Islam?
Mumpung belum ideologis, warga indo bisa pilih mau ideologi mana.

This is where "dakwah islam ideologi" comes in, supaya kaum muslimin indonesia cenderung kepada tegaknya ideologi islam.
*sy hanya mengembangkan bab pertama, paragraf pertama, kalimat pertama yg ada di kitab pertama yg dikaji di hizbut tahrir. "BANGKIT".

Kalimat ini yg akan menjadi solusi kebangkitan kaum muslimin.
Ada yg ingat bgmn bunyi lengkap kalimatnya?
Rahmawan Puspawijaya

Comments

Popular posts from this blog

Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi)

 Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi) -------------- *Pemberontakan Muhammad bin Abdul Wahab dan Keluarga Saud Terhadap Negara Khilafah Utsmani* Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan sebenar-benarnya pujian atas kebaikan dan berkah-Nya, yang tak terhingga jumlahnya, memenuhi langit dan bumi, serta semua yang ada. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasul yang diutus dengan membawa rahmat untuk seluruh alam, yaitu Muhammad bin Abdillah, keluarganya, para sahabatnya, serta siapa saja yang senantiasa setia dan mengikutinya denga cara yang baik hingga hari kiamat. Waba’du. Dalam situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid terdapat sebuah pertanyaan: “Apakah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab memberontak terhadap Khilafah Utsmaniyah, dan menjadi pen...

π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π

 π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi β„Žπ‘’π‘Žπ‘‘π‘™π‘–π‘›π‘’ di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...