Skip to main content

Posts

Showing posts from 2010

Ramadhan: Saatnya Mengubur Sekularisme dan Menegakkan Syariah Islam Secara Total

Ramadhan: Saatnya Mengubur Sekularisme dan Menegakkan Syariah Islam Secara Total [Al Islam 518] Ramadhan memang belum tiba. Namun, kita tinggal menghitung hari menyambut kedatangan bulan suci di tahun 1431 H ini. Ramadhan adalah bulan agung. Kedatangannya perlu disambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung pula. Apalagi kedatangan Ramadhan cuma setahun sekali. Keagungan Ramadhan diisyaratkan oleh sejumlah nash al-Quran maupun as-Sunnah, baik secara langsung maupun tak langsung; di antaranya saat Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah al-Quran Mulia diturunkan (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 185). Karena itu, kaum Muslim menyebut Ramadhan sebagai ‘bulan al-Quran’ (syahr al-Qur’an); selain karena di bulan inilah kaum Muslim lebih banyak lagi membaca al-Quran dibandingkan dengan di bulan-bulan lain. Selain itu, di bulan Ramadhan pula terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (QS al-Qadar [97]: 1), yang banyak dirindukan oleh kaum Mu...

Barat Kembali Ketar Ketir, Hizbut Tahrir Gunakan Balai Kota Menggelar Pertemuan Publik di Melbourne Australia

Barat Kembali Ketar Ketir, Hizbut Tahrir Gunakan Balai Kota Menggelar Pertemuan Publik di Melbourne Australia - Para pembenci Islam yang mengaku dirinya pembela kebebasan kebakaran jenggot dengan gencarnya dakwah Islam di Barat, terutama yang dilakukan oleh para pemuda Hizbut Tahrir. Di Australia, baru-baru ini ramai dibicarakan tentang sebuah kelompok yang menyerukan Khilafah itu. Pasalnya, Hizbut Tahrir di Melbourne berhasil menggelar sebuah pertemuan tentang isu Palestina di sebuah balai kota di Melbourne, Ahad, 01/08/2010. Beberapa media mengangkat isu tersebut serta mempersoalkan berlangsungnya sebuah pertemuan oleh Hizbut Tahrir di Melbourne, kota besar kedua di Australia. Seperti biasa, beberapa media senantiasa meneruskan tuduhan palsunya atas partai yang berdiri di Baitul Maqdis tersebut, termasuk di dalamnya memberikan opini palsu atas partai Islam internasional itu. Heraldsun menulis dengan judul "Seruan pelarangan radikal Islam setelah pertemuan publik di Melbourne...

Awal Perombakan untuk Tegaknya Syariah & Khilafah (Testimoni Peserta Konferensi Rajab 1431 H)

Awal Perombakan untuk Tegaknya Syariah & Khilafah (Testimoni Peserta Konferensi Rajab 1431 H) Baru-baru ini, di Jakarta, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar Konferensi Rajab 1431 H dengan tema Hizbut Tahrir Menjawab (Solusi Islam untuk Krisis Indonesia dan Internasional). Konferensi tersebut dihadiri oleh sekitar 1500 peserta dari Jabodetabek dan sekitarnya. Dalam kesempatan itu, HTI menyampaikan hasil analisanya terkait permasalahan politik dan ekonomi baik di dalam maupun luar negeri. Serta tidak lupa pula menyampaikan solusinya dengan cara yang khas Islam Ideologis. Solusi tersebut tiada lain adalah penerapan syariah Islam secara kaffah dalam bingkai khilafah. Karena hanya itulah satu-satunya solusi tuntas dan pas atasi berbagai masalah yang menimpa umat, baik di dalam maupun luar negeri. Lantas bagaimana tanggapan peserta? Temukan jawabannya dalam testimoni peserta yang berhasil diwawancarai wartawan mediaumat.com Joko Prasetyo.Berikut petikannya. Setahun Tiga Kali Sebaikn...

Jilbab Wanita Muslimah

Jilbab Wanita Muslimah Oleh : Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani Dewasa ini kita melihat banyak kaum muslimah yang tidak berjilbab dan apabila ada yang berjilbab bukan dengan tujuan untuk menutup aurat-aurat mereka akan tetapi dengan tujuan mengikuti mode, agar lebih anggun dan alasan lainnya. Sehingga mereka walaupun berjilbab tetapi masih memperlihatkan bentuk tubuh mereka dan mereka masih ber-tasyabbuh kepada orang kafir. Tidak hanya itu mereka menghina wanita muslimah yang mengenakan jilbab yang syar’i, dengan mengatakan itu pakaian orang kolot, pakaian orang radikal, dan mereka mengatakan jilbab (yang syar’i) adalah budaya arab yang sudah ketinggalan zaman, serta banyak lagi ejekan-ejekan yang tidak pantas keluar dari mulut seorang muslim. Hal ini karena kejahilan dan ketidak pedulian mereka untuk mencari ilmu tentang pakaian wanita muslimah yang syar’i. Untuk itu pada edisi ini kami muat penjelasan Syaikh Albani tentang Syarat-syarat Jilbab Wanita Muslimah yang...

Makalah Konferensi Internasional Media HT : Masalah Kaum Muslim di Asia Tenggara (Indonesia dan Gerakan-gerakan Separatis)

Makalah Konferensi Internasional Media HT : Masalah Kaum Muslim di Asia Tenggara (Indonesia dan Gerakan-gerakan Separatis) Indonesia merupakan negara kepulauan besar yang terdiri dari tiga ribu pulau. Negara itu memiliki panjang lima ribu kilometer membentang dari timur ke barat yang terletak antara samudra Hindia dan Pasifik, dan berjarak dua ribu kilometer dari Utara ke Selatan. Luas wilayahnya 1,80 juta km persegi dengan berpenduduk 230 juta jiwa. Jadi, Negara ini adalah negara terbesar keempat di dunia dalam hal populasi, dan yang terbesar di dunia Muslim. Populasi Muslim merupakan sekitar 90% dari jumlah penduduk dengan 45% tinggal di Pulau Jawa saja. Penduduk non-Muslim di Indonesia kurang dari 10%, dimana 7% beragama Kristen, 2% Hindu dan 1% Budha. Islam masuk Indonesia melalui para pedagang Muslim. Provinsi Aceh yang terletak di Barat Laut Sumatra merupakan wilayah pertama yang masuk Islam di abad ke-5 H. Indonesia dianggap tanah Ushriah seperti halnya Semenanjung Arab karena p...

Penangkapan Ba'asyir Bermotif Politik dan Didalangi Desertir Brimob

Penangkapan Ba'asyir Bermotif Politik dan Didalangi Desertir Brimob JAKARTA (voa-islam.com) – Penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dengan dugaan terkait terorisme di Aceh mengundang kecaman ormas-ormas Islam. Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab menyatakan sangat prihatin sekaligus mengecam penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir oleh Densus 88 saat sedang safari dakwah di Jawa Barat. DPP FPI menolak segala bentuk upaya “Terorisasi” Islam beserta tokoh dan umat Islam, karena penangkapan Ustadz Abu Bakar Baasyir dinilai sarat dengan kepentingan politik, antara lain: Politik Rekayasa Terorisme, Politik Pengalihan Issue, dan Politik Pemberangusan Gerakan Islam. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang disampaikan di kantor DPP Front Pembela Islam (FPI) Petamburan Jakarta, Senin (9/8/2010). Hadir di dalam konfrensi pers tersebut para tokoh-tokoh Islam seperti; Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum DPP FPI), Munarman SH (Pimpinan Komando Laskar Umat Islam), Dr Jose R...

TERORISME: Cerita Besar, Miskin Fakta Pendukung

TERORISME: Cerita Besar, Miskin Fakta Pendukung Posted by: "Farid Gaban" faridgaban@yahoo.com faridgaban Tue Aug 10, 2010 10:06 pm (PDT) (dikutip dr milis jurnalisme:) Cara polisi melebih-lebihkan drama penggerebegan dan ancaman terorisme justru memunculkan kecurigaan ketika polisi sendiri nampak tak peduli pada barang bukti yang katanya penting. Pada 7 Agustus lalu, polisi menggerebeg sebuah rumah di Cibiru, Bandung. Di samping menangkap penghuni, Humas Polri Edward Aritonang mengatakan polisi juga menyita sejumlah bahan kimia dan mobil Mitsubishi Galant sebagai barang bukti. Bahan kimia dengan daya ledak lebih dahsyat dari C4, kata polisi, akan dipaket dalam mobil sedan itu untuk meledakkan sasaran-sasaran yang fantastis: iring-iringan rombongan presiden, markas polri, markas Brimob, kedubes-kedubes asing, hoten-hotel internasional. Cerita yang hebat dan fantastis. Tapi, bahkan polisi sendiri tak percaya pada kebenaran ceritanya. Hari ini (11 Agustus), empat hari setelah k...

Ramadhan: Saatnya Berubah!

Ramadhan: Saatnya Berubah! [Al Islam 519] Alhamdulillah, segala pujian dan rasa syukur kita panjatkan hanya kepada Allah SWT, Rabbul ‘alamin, atas nikmat kesempatan yang dihamparkan kepada kita hingga kita bisa kembali bersua dengan syahrul mubarak (syahrus shiyam). Tidak seorang pun dari kita bisa memastikan apakah masih ada kesempatan untuk bersua dengan syahrul maghfirah di 1432 H tahun depan. Karenanya, layak kiranya kita memaksimalkan bulan Ramadhan tahun ini sebagai medium yang efektif untuk melahirkan perubahan-perubahan penting dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat maupun bernegara. Sadar atau tidak, dari tahun ke tahun ketika kita berkesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan. Lalu kita menghiasinya dengan antusias dengan berbagai bentuk macam ibadah wajib maupun sunnah. Kita pun meninggalkan semua perkara yang membatalkan puasa; kita tinggalkan segala perkara yang haram hingga yang makruh, bahkan perkara mubah yang tidak ada nilai taqarrub-nya kepada Allah SWT. Singkatn...

[mediaumat] Ismail Yusanto: SBY Tidak Boleh Cuci Tangan, Bebaskan ABB!

Jakarta, mediaumat.com- Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto menilai pernyataan Istana Presiden yang mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak pernah memerintahkan Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri untuk menangkap Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir dengan tuduhan terorisme adalah sebagai bentuk cuci tangan saja. Ismail menyayangkan, semestinya presiden tidakboleh cuci tangan. Kalau memang tidak memerintahkan, SBY harus memanggil Kapolri dan menginstruksikan pembebasan ABB. "Kan presiden bisa bertindak, kalau memang polisi bertindak tidak pada tempatnya kan bisa dipanggil dan Ust Abu dibebaskan!" ujarnya kepada mediaumat.com Rabu, (11/8) pagi di Jakarta. Karena menurutnya, penangkapan ABB dengan tuduhan terkait terorisme adalah kedzaliman dan penangkapannya pun sangat semena-mena di pinggir jalan lagi padahal tempat tinggal dan kegiatan ABB sangat jelas. "Ini merupakan tindakan dzalim dan seme...

GHULUW: Penyakit yang Membahayakan Umat

27/06/2010 GHULUW: Penyakit yang Membahayakan Umat Oleh: Al Ustadz Zuhair Syarif Ghuluw atau sikap yang berlebih-lebihan dalam agama merupakan penyakit yang sangat berbahaya dalam sejarah agama-agama samawi (langit). Dengan sebab ghuluw, zaman yang penuh dengan tauhid berubah menjadi zaman yang penuh kesyirikan. Zaman yang penuh dengan tauhid kepada Allah berlangsung sejak zaman Nabi Adam sampai diutusnya Nuh 'alaihis salam sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu. (Jami'u al-Bayan juz 2 hal. 194. Ibnu Katsir menukilkan penshahihan al-Hakim pada Tafsir beliau juz 1 hal. 237) Sejak zaman Nabi Nuh inilah syirik tumbuh dengan semarak, padahal kita ketahui bahwa syirik itu adalah dosa yang paling besar dalam bermaksiat kepada Allah. Dengan syirik itu pula akan terhapus pahala-pahala, diharamkan pelakunya masuk ke dalam surga dan dia akan kekal di dalam neraka. Dan pada zaman Nabi Nuh inilah awal mula kesyirikan terjadi. Allah telah menerangkan dalam...

Prinsip Asas Sistem Ekonomi Islam

10/07/2010 Prinsip Asas Sistem Ekonomi Islam Oleh: ROSMAN MD SHAH Berbicara tentang sistem ekonomi, lazimnya kefahaman akan jelas terarah kepada konsep asas ekonomi iaitu penawaran dan permintaan. Penawaran yang melebihi permintaan menyebabkan harga barangan jatuh sebaliknya jika permintaan melebihi penawaran, keuntungan pasti dapat dicapai dengan harga barangan yang tinggi. Perkaitan antara penawaran dan permintaan ini bergantung kepada nilai matawang sesebuah negara tidak kira samada ia dalam bentuk Ringgit Malaysia, Dolar Amerika mahupun Riyal Saudi. Secara ringkasnya ekonomi adalah aktiviti manusia yang terlibat dengan barangan, buruh, pekerjaan dan pertukaran barangan melalui import dan eksport. Ekonomi sebenarnya bukan setakat kejayaan dalam bentuk perdagangan import dan eksport, jual beli secara konvensional atau pun sistem barter yang diamalkan oleh tamadun awal manusia. Ekonomi adalah satu sistem yang menyeluruh merangkumi soal kebijaksanaan, etika dan prinsip tertentu untuk m...

CIRI EKONOMI ISLAM

18/05/2009 CIRI EKONOMI ISLAM Oleh: Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA Pembeda Utama antara Sistem Ekonomi Islam dan Sistem Ekonomi lainnya adalah sumbernya. Sistem Ekonomi Islam lahir dari sumber wahyu, sedang yang lain datang dari sumber akal. Karenanya, ciri Ekonomi Islam sangat khas dan sempurna, yaitu : Ilahiah dan Insaniah. Berciri ilahiah karena berdiri di atas dasar aqidah, syariat dan akhlaq. Artinya, Ekonomi Islam berlandaskan kepada aqidah yang meyakini bahwa harta benda adalah milik Allah SWT, sedang manusia hanya sebagai khalifah yang mengelolanya (Istikhlaf), sebagaimana diamanatkan Allah SWT dalam surat Al-Hadiid ayat 7. Dan Ekonomi Islam berpijak kepada syariat yang mewajibkan pengelolaan harta benda sesuai aturan Syariat Islam, sebagaimana ditekankan dalam surat Al-Maa-idah ayat 48 bahwa setiap umat para Nabi punya aturan syariat dan sistem. Serta Ekonomi Islam berdiri di atas pilar akhlaq yang membentuk para pelaku Ekonomi Islam berakhlaqul karimah dalam segala tindak e...