Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2022

KHILAFAH DAN PEMIKIRAN KETATANEGARAAN WARISAN RASULULLAH

 KHILAFAH DAN PEMIKIRAN KETATANEGARAAN WARISAN RASULULLAH Oleh: Ust Yuana Ryan Tresna, M.Ag (Peneliti Raudhah Tsaqafiyyah) Khalifah dan Khilafah Sistem pemerintahan warisan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Khilafah. Nabi bersabda,  أُوصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ كَانَ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ فَتَمَسَّكُوْا بِهَا وَعَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ اْلأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ Aku mewasiatkan kepada kalian, hendaklah kalian selalu bertakwa kepada Allah, mendengar dan menaati (pemimpin) sekalipun ia seorang budak Habsyi, karena sesungguhnya siapapun dari kalian yang berumur panjang sesudahku akan melihat perselisihan yang banyak.  Oleh karena itu, kalian wajib berpegang pada jalan/jejak langkahku dan jalan/jejak lang...

Hidup Indah dalam Naungan Khilafah

 Hidup Indah dalam Naungan Khilafah ____________________________________   Hampir seratus tahun setelah penghapusannya, nyaris tiada lagi di dunia saat ini yang pernah melihat realitas Negara Khilafah.  Banyak orang yang bicara tentang Khilafah. Mirip orang-orang buta meraba gajah yang belum dikenal seutuhnya.  Yang meraba kakinya mengira gajah itu mirip pohon.  Yang meraba perutnya mengira gajah itu mirip dinding.  Yang meraba ekornya mengira gajah itu mirip cambuk.  Demikianlah seterusnya. Pertama: Ada yang mengira Khilafah sekadar mekanisme pergantian kekuasaan (suksesi).  Karena Nabi saw. tak memberikan petunjuk bagaimana memilih penggantinya, maka tak ada prosedur baku suksesi ini. Berarti caranya terserah kita. Mau monarki boleh. Mau demokrasi tak masalah. Semuanya islami.  Ini diyakini oleh KH Ma’ruf Amin dan Prof. Mahfud MD. Kedua: Ada yang menganggap Khilafah itu hanya ada di kalangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja), karena ta...

Anak muda islam

 PANTAS MEREKA TAKUT Ustadz.Budi Ashari Anak-anak muda yang membahayakan. Para teroris hadir. Sel-sel baru bermunculan. Pengajian-pengajian sumbernya. Masjid pusatnya. Terutama masjid sekolah-sekolah dan kampus. Kumpulan mereka perlu diwaspadai dan diawasi. Lihatlah pola yang menggiring secara bertahap tapi pasti.Hasilnya sangat terlihat. Para orangtua banyak yang khawatir begitu melihat anaknya berubah menjadi baik. Seorang ibu ketakutan saat melihat anaknya liburan dari pesantrennya, karena melihat pakaian putrinya itu sangat rapi menutup aurat sesuai syariat Islam. “Apa anak saya sudah kerasukan pemikiran radikal?” Efek buruk dan jahat ini merasuki otak dan hati para orangtua tanpa disadari. Dan anehnya, para orangtua lebih nyaman melihat anaknya bergaul tanpa batas. Itulah yang dianggap wajar. Mereka senang melihat anaknya menghabiskan waktu untuk melamun, karena dianggapnya sedang puber. Aneh... Dan akhirnya para orangtua tanpa disadari memberi ‘wejangan’, “Hati-hati kalau nga...

Tidak ada contohnya oran beriman hidup di luar kepemimpinan Nabi

  TIDAK ADA CONTOHNYA ORANG BERIMAN HIDUP DI LUAR KEPEMIMPINAN NABI ATAU KHALIFAH (Kritik Khilmus | Edisi 21) Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Sudah puluhan kali saya mendengar pernyataan dan membaca tulisan dari Khalifah palsu dan warga Khilmus ; "Tidak ada contohnya orang / orang-orang beriman hidup diluar kepemimpinan Nabi atau khalifah". Kali ini diwakili oleh Abu Jiddan : ======mulai===== Abu Jiddan : Tidak ada contohnya orang beriman hidup diluar kepemimpinan Nabi atau kholifah =====selesai===== JAWABAN SAYA : Apa mereka tidak ngerti fase mulkan jabriyyah (fase  tidak  ada khilafah) atau fase  tidak  ada jamaatul muslimin dan  tidak  pula ada imamnya, dimana keduanya terdapat di dua hadits yang diriwayatkan dari Hudzaifah. Di fase itu orang-orang beriman dalam bernegaranya tidak dipimpin oleh khalifah, tapi oleh raja dan presiden. Rata-rata warga khilmus itu pas-pasan dalam ilmu agama terkait sistem khilafah, maka mereka mudah sekali dibohongi oleh ...

KHILAFAH DAN PEMIKIRAN KETATANEGARAAN WARISAN RASULULLAH

 KHILAFAH DAN PEMIKIRAN KETATANEGARAAN WARISAN RASULULLAH Oleh: Ust Yuana Ryan Tresna, M.Ag (Peneliti Raudhah Tsaqafiyyah) Khalifah dan Khilafah Sistem pemerintahan warisan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Khilafah. Nabi bersabda,  أُوصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ كَانَ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ فَتَمَسَّكُوْا بِهَا وَعَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ اْلأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ Aku mewasiatkan kepada kalian, hendaklah kalian selalu bertakwa kepada Allah, mendengar dan menaati (pemimpin) sekalipun ia seorang budak Habsyi, karena sesungguhnya siapapun dari kalian yang berumur panjang sesudahku akan melihat perselisihan yang banyak.  Oleh karena itu, kalian wajib berpegang pada jalan/jejak langkahku dan jalan/jejak lang...

JOGJA TOLAK KHILAFAH ? AHISTORIS

 *JOGJA TOLAK KHILAFAH ? AHISTORIS !* Oleh : *Ahmad Khozinudin* Sastrawan Politik _"Pada 1479, Sultan Turki mengukuhkan R. Patah (sultan Demak pertama) sebagai Khalifatullah ing Tanah Jawa, perwakilan kekhalifahan Islam (Turki) untuk Tanah Jawa, dengan penyerahan bendera Laa ilaah illa Allah berwarna ungu kehitaman terbuat dari kain Kiswah Ka'bah, dan bendera bertuliskan Muhammadurrasulullah berwarna hijau. Duplikatnya tersimpan di Kraton Yogyakarta sebagai pusaka, penanda keabsahan Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat wakil Kekhalifahan Turki"_ *[Kutipan Pidato Sri Sultan Hamengkubuwono X, pada Kongres Umat Islam Indonesia/KMII ke VI di Yogyakarta, 12 Februari 2015]* Baru saja beredar kabar, aksi bentang Bendera merah putih berukuran tiga kali sembilan puluh meter yang diarak warga Yogyakarta di kawasan Tugu Pal Putih. Mereka mengklaim sebagai Warga Yogyakarta yang menggelar aksi tolak khilafah, radikalisme, dan terorisme. (19/6). Aksi menolak terorisme dikaitkan dengan Khi...

MENGENAL APA ITU GHARIZAH (NALURI

 MENGENAL APA ITU GHARIZAH (NALURI) Naluri adalah potensi alami yang ada pada diri manusia untuk menjaga dan melestarikan kelangsungan hidupnya, kelangsungan spesiesnya agar mendapat petunjuk mengenai adanya Al khaliq (Sang Pencipta). Sebagaimana yang kita ketahui, naluri tidak dapat di indera secara langsung. Beda dengan akal yang kita miliki saat ini, ia mampu mengindera eksistensinya melalui penampakan-penampakannya. Sebenarnya ada banyak pendapat mengenai jenis-jenis naluri pada manusia misal seperti rasa takut, keibuan, kebapakan, kasih sayang, ingin memiliki, ingin tahu, dan masih banyak lagi.  Namun Menurut pendapat Syaikh Taqiyuddin An Nabhani semua itu hanyalah penampakan atau menifestasi dari tiga jenis naluri di bawah ini di antaranya : 1. Gharizah al-baqa’ (Naluri mempertahankan diri) Adapun wujud naluri mempertahankan diri ini terlihat saat manusia mempertahankan dirinya, membela tanah air dan tempat kelahirannya, keinginan memimpin, menguasai dan mendominasi oran...

Membahas thariqul iman

 Saat membahas Thariqul Imam Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani yg merupakan pembahasan akidah, lantas dimana posisi Akidah 50 nya aswaja (20 sifat wajib Allah, 20 sifat mustahil Allah, 1 sifat jaiz Allah, 4 sifat wajib rasul, 4 sifat mustahil rasul, 1 sifat jaiz rasul) dan posisi Tauhid nya Salafi (tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, tauhid asma wa shifat)? Sebab, ini yg paling banyak dipahami mayoritas kaum muslim seperti ini. *** Pertanyaan semacam ini termasuk pertanyaan tak terduga. Maksudnya, tidak diduga akan ditannyakan dalam diskusi. Dan kemarin ada liat diskusi yg mirip-mirip dengan tema nya itu. Alhamdulillah saat itu bisa menjawab walau harus berpikir keras. Pertama, apa yang kita bahas dalam bab thariqul iman adalah tentang bagaimana kita itu beriman, bagaimana kita mengimani Allah, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, serta segala yang diberitakan oleh Allah maupun rasul-Nya, dan membahas tentang konsekuensi atau dampak dari keimanan-keimanan itu terhadap tindak tanduk atau tin...

MENJAWAB SYUBHAT AKIDAH HIZBUT TAHRIR TIDAK SAMA DENGAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH*

 *MENJAWAB SYUBHAT AKIDAH HIZBUT TAHRIR TIDAK SAMA DENGAN AKIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH* _KH. Syamsuddin Ramadhan_ Sebagian penebar syubhat menyatakan bahwa ’aqidah Hizbut Tahrir tidak sama dengan ’aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, bahkan condong kepada Mu’tazilah.  Sebagian lagi berusaha mengesankan, bahkan menyatakan dengan sharih bahwa Hizbut Tahrir adalah kelompok sesat karena memiliki ’aqidah yang bertentangan dengan ’aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.  Dengan mengutip beberapa kitab mutabannat, seperti Kitab Nidzam al-Islaam, al-Syakhshiyyah al-Islaamiyyah Juz 1, dan lain-lain, mereka ingin membuktikan bahwa apa yang mereka nyatakan itu memang benar merupakan bentuk kesesatan pemikiran Hizbut Tahrir.  Ada pula yang menyatakan bahwasanya Hizbut Tahrir menolak qadla` dan qadar.  Sebagian lain menyatakan bahwasanya pandangan Hizbut Tahrir tentang perbuatan manusia tidak sama dengan pandangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Asy’ariyyah) sehingga dengan prematur menyema...