Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2012

NEOLIBERALISME

NEOLIBERALISME Oleh : Revrisond Baswir Tiba-tiba saja mencuat menjadi wacana hangat di tengah-tengah masyarakat. Pemicunya adalah munculnya nama Boediono sebagai calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden yang akan datang. Menurut para penentang mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut, Boediono seorang ekonom yang menganut paham ekonomi neoliberal, sebab itu ia sangat berbahaya bagi masa depan perekonomian Indonesia. Tulisan ini tidak bermaksud mengupas Boediono atau paham ekonomi yang dianutnya. Tujuan tulisan ini adalah untuk menguraikan pengertian, asal mula, dan perkembangan neoliberalisme secara singkat. Saya berharap, dengan memahami neoliberalisme secara benar, silang pendapat yang berkaitan dengan paham ekonomi ini dapat dihindarkan dari debat kusir. Sebaliknya, para ekonom yang jelas-jelas mengimani neoliberalisme, tidak secara mentah-mentah pula mengelak bahwa dirinya bukan seorang neoliberalis. Sesuai dengan namanya, neoliberalisme adalah bentuk b...

Anti Kapitalisme Mendunia

Anti Kapitalisme Mendunia Kapitalisme menimbulkan kesenjangan kesejahteraan yang cukup dalam. Kaum muda menuntut perubahan sistem. Tak ada yang menduga Occupy Wall Street (OWS) bisa sebesar sekarang. Awalnya gerakan ini hanya berlangsung di Zuccotti Park di distrik keuangan Wall Street, New York City, Amerika Serikat. Di situlah bursa saham terbesar di dunia berada. Semboyan utama mereka adalah ”We are 99 %”. Slogan ini sebagai bentuk protes atas kekayaan dan pendapatan yang terkonsentrasi hanya kepada 1 persen dari populasi Amerika. Aksi itu diluncurkan untuk menentang keserakahan korporasi dan menuntut kehidupan yang lebih adil bagi 99 persen rakyat Amerika. Aksi ini digerakkan oleh adalah anak-anak muda yang mulai muak dengan situasi yang terjadi di Amerika. Negara adidaya itu mengalami krisis keuangan yang parah. Dalam situasi seperti itu, pemerintah AS justru memberikan bantuan keuangan kepada perusahaan-perusahaan besar. Sementara rakyatnya sendiri dibiarkan terlunta-lunta kar...

Indonesia Juga Kapitalis

Indonesia Juga Kapitalis Friday, 03 February 2012 15:12 Pemerintah tak mau dikatakan neolib, tapi fakta menunjukkan Indonesia menerapkan kapitalisme Kapitalisme telah menjadi haluan negara-negara di seluruh dunia. Kapitalisme ini digerakkan oleh perusahaan-perusahaan besar melalui tangan-tangan mereka yang duduk di pemerintahan. Mereka adalah para politikus yang telah disetir atau bekerja sama dengan kepentingan korporasi/perusahaan. Inilah yang disebut sebagai korporatokrasi. Isitilah korporatokrasi digunakan oleh John Perkins, penulis buku Confession of Economic Hit Man (2005), untuk menggambarkan imperium global, yaitu korporasi, lembaga keuangan internasional, dan penyelenggara pemerintahan yang bergabung menyatukan kekuatan finansial dan politiknya untuk memaksa masyarakat mengikuti kehendak mereka. Ia menyebut, bagaimana kebijakan pemerintah itu sebenarnya merupakan pengejawantahan dari kepentingan bisnis perusahaan-perusahaan besar. Itu tidak hanya terjadi di Amerika, tapi ju...

Kapitalisme, Sistem Cacat yang Sekarat

Kapitalisme, Sistem Cacat yang Sekarat Friday, 03 February 2012 15:20 Islam menjadi satu-satunya alternatif terhadap sistem ekonomi kapitalisme saat ini. Bukan hanya kali ini kapitalisme mengalami guncangan. Berkali-kali sistem ekonomi ini terseok-seok. Dengan tambal sulam, yang berarti melepaskan diri dari prinsip dasar, kapitalisme terselamatkan untuk sementara. Namun akankah krisis kali ini akan bisa diatasi? Banyak pakar ekonomi berpendapat, krisis kapitalisme saat ini melebihi krisis yang pernah terjadi sebelumnya. Bahkan jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan great depression, Oktober 1929, yang juga dimulai di Wall Street. Krisis ini bukan disebabkan faktor luar tapi faktor dalam yakni kapitalisme itu sendiri. Kapitalisme, Sistem Cacat yang Sekarat Bukan hanya kali ini kapitalisme mengalami guncangan. Berkali-kali sistem ekonomi ini terseok-seok. Dengan tambal sulam, yang berarti melepaskan diri dari prinsip dasar, kapitalisme terselamatkan untuk sementara. Namun akankah krisi...

Refleksi Akhir Tahun 2011: Umat Masih Menderita Karena Kapitalisme, Hanya Syariah dan Khilafah Solusinya !

Refleksi Akhir Tahun 2011: Umat Masih Menderita Karena Kapitalisme, Hanya Syariah dan Khilafah Solusinya ! Tahun 2011 segera akan berlalu. Banyak peristiwa telah terjadi. Terhadap 10 (sepuluh) peristiwa atau topik penting baik menyangkut ekonomi, politik maupun sosial budaya di sepanjang tahun 2011, Hizbut Tahrir Indonesia memberikan catatan. 1. RAKYAT MISKIN DI NEGARA KAYA Di tahun 2011 ini sejumlah survei mengemukakan adanya peningkatan nilai kekayaan orang-orang kaya di Indonesia. Majalah Forbes misalnya pada November lalu merilis 40 daftar orang terkaya di Indonesia dengan akumulasi kekayaan US$ 85,1 miliar. Angka tersebut naik 16% dari tahun sebelumnya. Dengan kata lain, nilai kekayaan mereka setara dengan 11 persen total PDB Indonesia yang tahun ini diperkirakan mencapai US$752 miliar. Hebatnya, tiga orang terkaya dari daftar tersebut tersebut memiliki total kekayaan US$32,5 miliar. Sementara itu, Nomura, lembaga riset yang berbasis di Jepang, dalam laporannya Indonesia: Builidin...