Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2022

Fatahilah

 Sejarah putra aceh di ibukota jakarta  Fatahillah ( Faletehan/Pangeran Jayakarta I/ Pangeran Pasai/ Fathullah Khan) Lahir : Pasai, Aceh Utara 1471 M Sultan Cirebon ke - 3 : 1568 - 1570 M Penakhluk Sunda Kelapa. Orang Tua : ♂Mahdar Ibrahim, ♀Syarifah Siti Musallimah. Istri : ♀Ratu Pambayun / Nyai Pembaya, ♀Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu, ♀Ratu Nawati Rarasa / Ratu Wanawati Raras. Anak : ♂Pangeran Sendang Garuda, ♀Ratu Ayu Pembayun, ♀Ratu Nawati Rarasa / Ratu Wanawati Raras, Kyai Mas Abdul Aziz, Maulana Abdullah. Wafat : Kesultanan Cirebon, Cirebon, Jawa Barat 1570 M Makam : Jl. Alun-Alun Ciledug No.53, Astana, Kec. Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45151. Keterangan :  Fatahillah dengan karomahnya, memimpin Pasukan Kesultanan Demak mengusir Portugis dari Pelabuhan Sunda Kelapa. Pertempuran melawan Portugis, juga pernah dilakukan Fatahillah di Malaka. Ulama besar dan panglima perang yang tangguh ini, dilahirkan di lingkungan Kesultanan Pasai, Aceh, dengan nama Fad...

TAHUKAH ANDA JIKA ANDA SEORANG SEKULER??

 TAHUKAH ANDA JIKA ANDA SEORANG SEKULER?? Oleh : Ustadzah Inayah Faizah  Sekulerisme merupakan induk dari sistem kapitalisme dan sistem sosialis-komunis. Th 1648 negara2 Kristen Eropa mengadakan Perdamaian Westphalia(Peace of Westphalia) untuk mengakhiri Perang Tiga Puluh Tahun antara Katolik dan Protestan di Jerman. Pada perjanjian ini ditetapkan sistem negara merdeka yang didasarkan atas konsep kedaulatan dan menolak ketundukan pada otoritas politik Paus&gereja Katolik Roma. sehingga Perjanjian Westphalia dianggap sebagai cikal bakal Sekulerisme.   Sekulerisme ini lahir sebagai jalan tengah atau sikap moderat antara dua pemikiran yang kontradiktif yaitu : 1. Pemikiran yang diserukan oleh tokoh-tokoh rohaniawan gereja di eropa sepanjang Abad Pertengahan( abad V-XV) yaitu pemikiran yg mengharuskan ketundukan segala sesuatu urusan dalam kehidupan menurut ketentuan agama. 2.Pemikiran sebagian para filsuf&cendekiawan yang mengingkari keberadaan Al-Khaliq.  ...

CIRI- CIRI ORANG YANG KELIHATAN SHOLEH TAPI PEMIKIRAN MASIH SEKULER

CIRI- CIRI ORANG YANG KELIHATAN SHOLEH TAPI PEMIKIRAN MASIH SEKULER Oleh : Prof. Dr.Ing. H. Fahmi Amhar  Orang itu, subhanallah, begitu sholehnya. Tak pernah ia ketinggalan sholat shubuh di masjidnya. Puasa Dawud juga selalu dikerjakannya. Istri dan putri-putrinya juga memakai jilbab dengan anggunnya. Taddarus Qur'an, ya setiap hari minimal satu juz dibacanya. Menghafal Qur'an bahkan salah satu obsesinya. Dia juga gemar bersedekah ke siapa saja. Atau silaturahmi ke para Ulama dan orang-orang tua. Shalawat dan dzikir sering menghias bibirnya. Kalau pilih makanan, halal itu nomor satu baginya. Dan pergi umrah menjadi ritual tahunannya. Ya, orang itu begitu sholehnya. Namun dia menganggap perbankan ribawi tak usah dilarang negara; toh bank syariah sudah dibolehkan, biarlah semuanya saling berlomba.  Soal HPH, konsensi tambang atau sejenisnya itu bukan urusan ulama; biarlah semua diserahkan kepada para ahlinya. Ulama juga tidak usah ribut soal hutang luar negeri yang terus berbung...

Sanad ilmu Al allamah Syaikh Taqiyuddin An Nabhani Rahimahullah

 Nih silahkan di simak sanad ilmu Al allamah Syaikh Taqiyuddin An Nabhani Rahimahullah Ustadz Ahmad bin Mukhtar (anggota grup FTI ini) sedang melakukan penelusuran ke berbagai sumber terkait silsilah guru dan murid, ditemukan ringkasan sanad syaikh Taqiyuddin al-Nabhani sbb: 1. Sanad ilmu Syaikh Taqiyuddin an-Nabhaniy bersambung ke Imam Ahmad Syaikh al-Mujaahid Taqiyuddin an-Nabhaniy, dari Syaikh Yusuf bin Isma'il an-Nabhaniy, dari Syaikh Yusuf al-Barqaawiy al-Hanbaliy, dari Syaikh Hasan asy-Syiththiy al-Hanbaliy, dari Syaikh Mushthafa bin Sa'id ar-Ruhaybaaniy as-Suyuthiy al-Hanbaliy, dari Syaikh asy-Syihaab Ahmad bin 'Abdullah ad-Dimasyqiy al-Hanbaliy, dari Syaikh Abu al-Mawaahib Muhammad bin 'Abdul Baqiy ad-Dimasyqiy al-Hanbaliy dan Syaikh al-'allamah al-Fahhamah 'abdul Qadir bin 'umar at-Taghlubiy ad-Dimasyqiy al-Hanbaliy, [**keduanya**] dari Syaikh 'Abdul Baqiy bin 'Abdul Baqiy ad-Dimasyqiy al-Hanbaliy, dari Syaikh al-Mu'ammar 'Abdur Rahm...

HUKUM HUKUM SYIRKAH

 HUKUM HUKUM SYIRKAH Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi Pengertian Syirkah Kata syirkah dalam bahasa Arab berasal dari kata syarika (fi’il mâdhi), yasyraku(fi’il mudhâri’), syarikan/syirkatan/syarikatan (mashdar/kata dasar); artinya menjadi sekutu atau serikat (Kamus Al-Munawwir, hlm. 765). Kata dasarnya boleh dibaca syirkah, boleh juga dibaca syarikah. Akan tetapi, menurut Al-Jaziridalam Al-Fiqh ‘alâ al-Madzâhib al-Arba’ah, 3/58, dibaca syirkah lebih fasih (afshah). Menurut arti asli bahasa Arab (makna etimologis), syirkah berarti mencampurkan dua bagian atau lebih sedemikian rupa sehingga tidak dapat lagi dibedakan satu bagian dengan bagian lainnya (An-Nabhani, 1990: 146). Adapun menurut makna syariat, syirkah adalah suatu akad antara dua pihak atau lebih, yang bersepakat untuk melakukan suatu usaha dengan tujuan memperoleh keuntungan (An-Nabhani, 1990: 146). Hukum Dan Rukun Syirkah Syirkah hukumnya jâ’iz (mubah), berdasarkan dalil Hadis Nabi Saw berupa taqrîr(pengakuan) beliau terhad...

Kisah Shalahuddin Al Ayyubi dan Impiannya Untuk Berhaji

 Kisah Shalahuddin Al Ayyubi dan Impiannya Untuk Berhaji Shalahuddin, nama itu kita kenang dengan megah dan indah di hati. Sosok pahlawan yang terkenal dengan kalimatnya, "bagaimana bisa aku tersenyum, sementara Al Quds terjajah?" Namun kali ini ada sebuah kisah tentang beliau yang jarang kita dengar. Kisah tentang azamnya untuk berhaji, yang tertunda sebab beliau tak punya biaya. Begini kisahnya... Setelah melakukan perjuangan panjang membebaskan setiap jengkal bumi suci Palestina, Shalahuddin memutuskan untuk melakukan perjalanan haji. Ia berniat haji di tahun 588 Hijriah (1192 M), tepat setelah menyepakati gencatan senjata antara beliau dan Raja Richard The Lionheart dari Inggris. Gencatan senjata itu bernama perjanjian Ramla, dan isinya adalah kesepakatan bahwa Baitul Maqdis tetap berada di tangan Kaum Muslimin tapi umat Kristen diizinkan untuk menziarahinya. Kemudian yang kedua; Tentara salib akan tetap mempertahankan pantai Syiria dari Tyre sampai ke Jaffa. Perjanjian i...

QADHA' DAN QADHAR dalam kitab NIDZOM AL ISLAM

 " QADHA' DAN QADHAR dalam kitab NIDZOM AL ISLAM" ( sedikit pembahasan , bukan untuk memperdebatkan) Oleh : Asma' (Sebelum baca siapkan kopinya) Al-Faqir akan mencoba berbagi ilmu berkenaan Qadha dan Qadar. Telah kita maklumi bersama bahwa pembahasan Qadha dan Qadar ini memiliki ragam penafsiran. Namun terlepas dari itu semua, penulis akan mencoba berbagi ilmu Qadha dan Qadar yang penulis pahami dari Kitab Nizham Al-Islam karya Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani. Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani memisahkan Qadha dan Qadar sebagai dua komponen yang berbeda. Pertama-tama yang harus dipahami bahwa manusia hidup di dalamnya. Area pertama yakni area yang menguasai manusia , area kedua yakni area yang dikuasai oleh manusia. Bagaimana maksudnya? Area pertama, area yang menguasai manusia dan manusia tidak memiliki andil sedikitpun. Dalam area ini Syaikh Taqiyuddin membagi menjadi dua bagian berkenaan kejadian-kejadian yang menimpa manusia. Pertama, kejadian yang ditentukan oleh nizhamu...

Kritik hizbuttahrir terhadap sistem khilafah

 KRITIK HIZBUT TAHRIR TERHADAP SISTEM KHILAFAH  Kata sebagian orang Hizbut Tahrir nggak adil, sebab kebobrokan demokrasi dibuka lebar-lebar sementara kebobrokan kekhalifahan disembunyikan. Lalu dikatakan standar ganda. Sekalipun hal ini ditujukan terhadap Hizbut Tahrir, tetapi orang yang ada di luar Hizbut Tahrir pun berhak memberikan komentar. Apalagi orang tersebut dengan hati yang bersih telah mengkaji beberapa buku yang di-halaqah-kan di Hizbut Tahrir. Siapa pun yang berhati bersih dan memiliki akal yang jernih, maka akan melihat bahwa Hizbut Tahrir telah memberikan kritik terhadap sejarah penerapan syariat Islam pada masa dulu. Dalam banyak buku yang dikeluarkan Hizbut Tahrir, sangat jelas terlihat bahwa Hizbut Tahrir telah mengkritik berbagai macam kesalahan penerapan syariat Islam pada masa dulu. Dan perlu diketahui, kritik yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir ini bukan hanya kritik atas kesalahan-kesalahan yang selama ini kasat mata di hadapan kebanyakan orang, seperti mu...