Atus Firdaus Suriah, ISIS dan Khilafah Setelah Revolusi Islam di Suriah pecah hampir 4 tahun lalu, keinginan rakyat Suriah khususnya, dan umat Islam di seluruh dunia umumnya, untuk menyaksikan tumbangnya rezim kafir Baats masih harus menunggu waktu. Apa yang terjadi di Suriah sesungguhnya merupakan perang peradaban dan politik yang melibatkan dua pihak. Pihak pertama adalah Amerika yang diikuti oleh Eropa, Rusia, para antek dan pengikutnya. Pihak kedua adalah umat Islam, khususnya rakyat Syam. Pihak pertama berjuang mati-matian untuk menghalangi tegaknya Khilafah di bumi Syam; mendirikan rezim sekular, sebagaimana pendahulunya, yang tunduk dan mengikuti Amerika dan Barat. Pihak kedua berjuang mati-matian untuk mendirikan Khilafah di Bumi Syam, sebagai Uqru Dar al-Islam (lubang kembalinya [ular] di negeri Islam). Kemudian Khilafah itu akan membentang hingga ke negeri kaum Muslim, yang diperintah oleh sistem Islam; yang memuji dan mengagungkan Allah SWT, Zat Yang Mahaku...
Artikel ini terkumpulkan dari milis islam mediaumat@yahoogroups.com ( http://asia.groups.yahoo.com/group/mediaumat/message/), bersumber dari website website islami eramuslim , voa-islam ,mediaumat, syabab.com , dan akun akun facebook yg ideologis atau dari penulis yang Adil dalam mendiskripsikan permasalahan masa kini dan lain sbagainya.