Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2019

HTI & FPI Anti Demokrasi Tapi Mencari Rejeki Di Negara Demokratis?:: ------------------------------

HTI & FPI Anti Demokrasi Tapi Mencari Rejeki Di Negara Demokratis?:: ------------------------------ Oleh: Yunno Al-Haqirin Kata-kata seperti ini sebuah pikiran kekanak-kanakan yang keluar dari seorang bocah SMP yang sudah kehabisan akal & kata-kata tapi masih ingin menang bacot. Tidak lebih dari itu. Dan apabila kalimat ini keluar dari mulut seorang ulama, santri, atau profesor Islam, itu menandakan bahwa Al-Qur’an hanyalah sebuah dongeng tanpa hikmah bagi orang itu. Sekedar dibaca, dihafal, ditilawahkan, tanpa diambil pelajarannya. Hanya sampai tenggorokan, tapi tidak menyentuh hati & akalnya. Mengapa? Karena bagi orang-orang yang seperti ini, ukuran halal-haram, boleh-tidak, mungkin-mustahil, & benar-salahnya semua disandarkan pada hal-hal yang bersifat duniawi, bukan pelajaran atau hikmah dari Islam (termasuk kisah-kisah dalam Al-Qur’an). Artinya, dengan watak, mental, & pemikiran seperti itu, orang-orang tersebut akan menjadi budak yang...

ANTARA QADHI AL-QUDHAT AL-MAWARDI DAN AL-'ALAMAH QADHI AN-NABHANI

ANTARA QADHI AL-QUDHAT AL-MAWARDI DAN AL-'ALAMAH QADHI AN-NABHANI KH Hafid Abdurrahman Nama lengkapnya adalah ‘Ali bin Muhammad bin Habib al-Mawardi. Nama kunyah-nya adalah Abu al-Hasan, dan populer dengan nama al-Mawardi. Al-Mawardi dinisbatkan kepada pembuatan dan penjualan air mawar (al-warad), dimana keluarganya populer dengan sebutan itu. Beliau dilahirkan di Bashrah, Irak, tahun 364 H. Beguru kepada ulama’ Bashrah di zamannya, Abu al-Qasim as-Shumairi (w. 386). Setelah as-Shumairi wafat, beliau melakukan perjalanan untuk menuntut ilmu di Baghdad, yang nota bene, ketika itu menjadi pusat pengetahuan dan tsaqafah di zamannya. Di sana, beliau belajar kepada ulama’ besar dan terkemuka Baghdad, Abu al-Hamid al-Isfirayini (w. 406 H). Boleh dikatakan, al-Mawardi telah menjadi murid spesialnya. Beliau belajar bahasa dan sastra kepada Imam Abu Muhammad al-Bafi (w. 398 H). Beliau orang yang paling alim di zamannya dalam bidang Nahwu, sastra dan Balaghah, luar biasa dalam menya...

Perjalanan ke Jantungnya Teror

https://g.co/kgs/brdmBZ *Perjalanan ke Jantungnya Teror* Mencengangkan, 10 tesis politisi jerman tentang Islam. Seorang  politikus dari partai CDU (Kristen-Demokrat) yang pernah 18 tahun duduk di parlemen Jerman, Jürgen Todenhöfer, telah membaca Qur'an. Setelah membaca, mengamati dan berpikir, Todenhöfer menulis. Hasilnya: sebuah buku “Feinbild Islam – Zehn Thesen gegen Hass” (Potret Buruk Islam – Sepuluh Tesis Anti Kebencian”), yang terbit di akhir tahun 2011. Berikut ringkasannya: 1. Barat Lebih “Brutal“ dari Dunia Islam Todenhöfer, dalam tesis pertama, mengingatkan fakta sejarah yang sering terlupa di dua abad terakhir. Barat jauh lebih brutal daripada dunia Muslim. Jutaan warga sipil Arab tewas sejak kolonialisme dimulai. Atas nama kolonialisasi, Prancis pernah membunuh lebih dari dua juta penduduk sipil di Aljazair, dalam kurun waktu 130 tahun. Atas nama kolonialisasi, Italia pernah menggunakan phosphor dan gas mustard untuk menghabisi penduduk sipil di Libya. Atas...

Komentar Syaikh M. Mutawalli Asy-Sya'rawi Kepada Pendiri Hizbut Tahrir Syaikh Taqiyuddin An-nabhani RahimahulLah :

Komentar Syaikh M. Mutawalli Asy-Sya'rawi Kepada Pendiri Hizbut Tahrir Syaikh Taqiyuddin An-nabhani RahimahulLah : "Sebagaimana dikutip oleh salah seorang anggota Hizbut Tahrir Sudan, dalam tayangan Youtube yang diupload oleh Mazin Abdul Adhim, Syaikh Asy-Sya'rawi memberikan komentar yang positif tentang Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani. Cuplikannya diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai berikut: When he was asked, ”What do you know about Taqiyuddin An Nabhani?” “He said, ”He was a Sahabi who was delayed to an era that was not his.” “He had long silences, and if he spoke, his words were pearls.” “His proofs were powerful, he was convincing and was firm in the opinions he believed in”. ”This sheikh, Taqiyuddin An Nabhani, while we reviewed our studies in Al Azhar, he would be reading news about the Muslims and their affairs.” “So he had those characteristics” (Ketika beliau ditanya, “Apa yang Anda ketahui tentang Taqiyuddin An Nabhani?” Beliau menjawab, ”Dia adalah sa...

MANHAJ HADITS SYAIKH TAQIYUDDIN AL-NABHANI

MANHAJ HADITS SYAIKH TAQIYUDDIN AL-NABHANI Oleh: Yuana Ryan Tresna Muara dalam ilmu hadits adalah terkait penerimaan dan penolakan sebuah hadits. Saat mengkaji kitab al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, barangkali muncul pertanyaan, bagaimana manhaj syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani dalam ilmu hadits, dan dalam penerimaan dan penolakan hadits? Berikut uraiannya: Pertama, kaidah dalam menerima dan menolak rawi hadits (kaidah al-jarh wa al-ta’dil) adalah sebagaimana pendapat jumhur para ulama hadits, yakni keberadaannya harus adil dan dhabithh. يُشترط فيمن يُحتج براويته أن يكون عدلاً ضابطاً لما يرويه. أما العدل فهو المسلم البالغ العاقل الذي سَلِمَ من أسباب الفسق وخوارم المروءة. وأما الضابط فهو المتيقظ غير المغفل، الحافظ لروايته إنْ روى مِن حفظه، الضابط لكتابته إن روى من الكتاب العالم بمعنى ما يرويه وما يحيل المعنى عن المراد، إن روي بالمعنى. الشخصية الإسلامية الجزء الأول (ص: 329) “Disyaratkan bagi orang yang periwayatannya dijadikan hujjah adalah seorang adil dan dhabithh terhadap ap...

YAIKH TAQIYYUDDIN BODOH TIDAK LULUS STUDI DI AL AZHAR ?

YAIKH TAQIYYUDDIN BODOH TIDAK LULUS STUDI DI AL AZHAR ? By Abulwafa Romli at Oktober 07, 2019  www.abulwafaromli.com Menyingkap dusta dan fitnah Singa Aswaja Alkadzdzâb Idrus Ramli terhadap Syaikh Taqiyyuddin Anabhani dan Hizbut Tahrir yang didirikannya. Idrus Ramli berkata : "... masa lalu an-Nabhani yang pernah tidak lulus dalam studinya di Universitas al-Azhar karena hasil ujiannya yang buruk, sangat berpengaruh terhadap pemikiran HT. Tidak jarang an-Nabhani sendiri dan petinggi-petinggi HT yang lain mengeluarkan fatwa-fatwa kontroversial dan keluar dari al-Qur'an dan Hadis, seperti pandangan HT yang tidak mempercayai siksa kubur, fatwa bolehnya jabatan tangan dengan wanita ajnabiyyah, fatwa bolehnya qublat al-muwada'ah (ciuman selamat tinggal) dengan wanita ajnabiyyah sehabis pertemuan semisal acara-acara seminar, pelatihan dan lain-lain".  BANTAHAN : ● Syaikh Taqiyyuddin Bodoh Tidak Lulus Studi Di Al-Azhar? Al-'Alamah Syiakh 'Izzuddin Hisy...

BENARKAH INDONESIA SUDAH ISLAMI

BENARKAH INDONESIA SUDAH ISLAMI? * Prof. Fahmi Amhar Ada sebagian intelektual yang berusaha keras meyakinkan umat bahwa negeri ini sudah Islami, dan pemerintahnya tidak pernah anti pada Islam. Mereka katakan, buktinya, pemerintah membuat UU Perkawinan, UU Zakat, UU Jaminan Makanan Halal, Peraturan Perbankan Syariah, Peradilan Agama, membentuk KUA di tiap kecamatan, membangun madrasah, pesantren dan PTIN, membantu pembangunan / perbaikan masjid, mengurus haji, membuat Badan Hisab & Rukyat, menyelenggarakan acara MTQ, merayakan Hari Besar Islam, dan kini pemerintah bahkan akan memungut zakat secara otomatis dari gaji PNS. Mereka lupa, bahwa masih lebih banyak lagi aturan Islam yang belum tegak. Aturan Islam tentang ekonomi, tentang pertanahan, tentang pendidikan, tentang nafkah, tentang pergaulan, tentang pidana, tentang perdata, tentang pemerintahan, tentang hubungan internasional. Dan masih besar kecurigaan kepada umat Islam yang rindu syariah Islam serta masih ada upaya me...

TUHAN-TUHAN" PENCIPTA DEMOKRASI

fb.me/agungnugrohosss t.me/agungnugroho_telegram wa.me/+62-85216084774 بسم الله الرحمن الرحيم "TUHAN-TUHAN" PENCIPTA DEMOKRASI Prof. Dr. Kyai Haji* Georgerius Agung Nugroho, S.Hum., M.A. . Universitas Kehidupan Dunia Akhirat (UKDA) A. GENERASI PERTAMA 1. DRACO (650 SM - 600 SM) Draco berasal dari negara kota Athena (Athens, Greeks, Greece, Hellenic Republic, Yunani). Berdasarkan literatur-literatur Barat populer disebutkan bahwa Draco adalah orang yang dianggap pertama kali melontarkan ide kesetaraan hukum untuk semua penduduk negara kota Athena. Kelak ide yang dilontarkan oleh Draco tersebut dianggap sebagai cikal bakal terbentuknya ide demokrasi. Menurut saya, tidak ada yang istimewa dengan ide kesetaraan hukum untuk semua penduduk negara kota Athena yang dilontarkan oleh Draco. Menjadi istimewa ketika ide tersebut dianggap menjadi cikal bakal terbentuknya ide demokrasi. Sebuah ide yang diterapkan oleh hampir seluruh negara di dunia saat ini. Se...