Skip to main content

TERNYATA TERORISME HARUS ADA UNSUR AGAMA ?

TERNYATA TERORISME HARUS ADA UNSUR AGAMA ?

Oleh: Nasrudin Joha


Sungguh, sebuah penalaran yang sangat melecehkan logika dan akal sehat, tak mampu dicerna otak lulusan SD bahkan hingga yang bergelar profesor. Ingat sodara ! BNPT menyebut terorisme itu terkait agama !
.
OPM meski telah memberondong brimob dan TNI, menembak pesawat dan mengeksekusi warga sipil, tidak disebut teroris. Alasannya, OPM tidak membawa-bawa agama sodara !
Bahkan, OPM tidak disebut pemberontak. OPM digelari pejuang sodara !
.
Saat ditanya mengapa tindakan gerakan-gerakan kekerasan yang dilakukan oleh masyarakat non-Islam, sebagai contoh yaitu Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak diberi label teroris, Irfan Idris dari BNPT menjawab, "Mereka (OPM) tidak membawa-bawa agama dalam perjuangannya."
.
Ingat sodara ! Unsur agama yang dimaksud adalah Islam, bukan yang lain. Penegasan ini, dikuatkan peneliti pesanan yang menyebut "Islam bukan teroris. Hanya mereka yang saja yang membawa-bawa agama dalam aksinya"
.
Pernyataan "Islam bukan teroris. Hanya mereka yang saja yang membawa-bawa agama dalam aksinya" justru mengisbatkan aksi terorisme kepada Islam. Sungguh, sebuah tuduhan jahat yang sangat melukai hati umat Islam
.
Padahal, UU terorisme berbusa membahas perdebatan ada tidaknya unsur "ideologi dan politik" bukan unsur agama. Padahal, aksi teroris OPM jelas terkait motivasi ideologi dan politik, ingin memisahkan diri dari NKRI karena merasa bukan bagian dari bangsa Indonesia
.
Lantas darimana dasar munculnya pernyataan OPM tidak dilabeli teroris karena tidak membawa agama ? Lantas sejak kapan aksi pemberontakan OPM dilabeli perjuangan ?
Ingat sudara, OPM disebut PEJUANG !
.
Sungguh pernyataan ini menegaskan bahwa "War on Terorism" adalah "War on Islam".
Terorisme hanyalah kedok untuk menebar fitnah terhadap umat Islam. Terorisme, adalah alat politik untuk menghindarkan negara dari dakwaan rakyat karena ketidakbecusannya mengelola pemerintahan
.
Terorisme adalah isu, yang akan terus diproduksi dan dipasarkan sesuai kepentingan politik. Terorisme adalah alat politik, untuk menggebuk geliat kebangkitan gerakan Islam politik
.
Jadi, terjawab sudah kenapa Densus 88 tidak dikirim ke Papua untuk menyerbu OPM.
Maka dapat dipastikan, teroris OPM akan aman damai dan sentosa terus menebar teror dan ancaman, terus merusak fasilitas publik dan menghilangkan nyawa, tanpa ada tindakan berarti dari negara
.
Teroris adalah mereka yang dagang bubur, jualan buku, yang dikenal baik, rajin sholat, berjidat hitam, berjenggot, membawa buku-buku jihad, buku berbahasa Arab, dan beragama Islam. Teroris, bukanlah mereka yang membawa senapan serbu, memberondong pesawat, melawan negara dan membunuh masyarakat sipil.
Catat !
.
.
# IslamBukanTeroris
# TerorisBukanIslam
# WarOnTerorism

Comments

Popular posts from this blog

𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍

 𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi ℎ𝑒𝑎𝑑𝑙𝑖𝑛𝑒 di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...

Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi

 Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi (Muzhaharah) Aktivitas masirah sering digelar oleh beberapa komponen umat Islam dalam menjalankan fungsi mengoreksi penguasa. Sebagian pihak menyamakan masirah ini dengan demonstrasi, dimana demonstrasi ini merupakan salah satu cara Yahudi menurut mereka. Sebenarnya, seperti apakah perbedaan masiroh itu dengen demonstrasi. Berikut ini penjelasan singkatnya. Soal: 1. Mohon dijelaskan perbedaan antara aktivitas demonstrasi dengan masiroh, karena sangat gamblang terlihat bahwa tidak ada perbedaan antara kedua aktivitas. Mohon pencerahannya. 2. Pada suatu artikel saya membaca kritikan terhadap aktivitas masiroh yang melibatkan wanita. Sebenarnya bagaimana mendudukan masalah ini, atau apa batasan-batasan bagi kaum akhwat dalam hal ini. Jawab: Pada dasarnya, uslub (cara) untuk mendakwahkan gagasan-gagasan Islam, atau menyampaikan kritik (koreksi) bisa dilakukan dengan cara apapun, selama uslub tersebut tidak bertentangan dengan syariat, dan masih dalam ...