Skip to main content

Saat Nabi Ibrahim bertanya tentang patung

Saat Ibrahim Bertanya Tentang Patung
Ust Felix siauw

Kebayang nggak sih, gimana reaksinya bapaknya Nabi Ibrahim, pas lagi diskusi sama beliau? Ibrahim saat itu nyata-nyata mempertanyakan keyakinan mainstream
Dia nanya, ngapain sih kalian begitu manteng sama patung? Padahal patung itu nggak bisa denger, lihat, apalagi mencukupi manusia. Nggak akan bisa

Lebih lanjut lagi, Nabi Ibrahim bilang, bahwa dia sudah dikasi Allah ilmu yang nggak dikasi pada yang lain, karena itu dia bisa ngomong begitu. Karena dia tau
Nggak sampai situ, Nabi Ibrahim malah menegaskan, jangan sembah patung, sebab itu sama seperti menyembah setan, padahal setan kan harusnya dimusuhi

Kenapa sampai berani begitu? Karena Nabi Ibrahim sayang banget sama keluarga dan msyarakatnya, dia khawatir kalau azab Allah bakal turun pada semau manusia
Kira-kira kalau kita di zaman itu, kita termasuk yang mana? Bagian yang ikut nge-bully atas nama toleransi, atau bagian yang ikut Nabi Ibrahim yang diatas tauhid?

Lebih jauh lagi, kalau waktu itu Nabi Ibrahim ditanya, "Gimana hukum patung", kira-kira mungkin nggak dia jawab "Ya, itu tergantung keyakinan masing-masing", kayaknya nggak
Tugas yang punya ilmu itu ya menjelaskan ketika ditanya, perkara ada yang sakit hati, nggak berarti harus sembunyikan kebenaran. Hanya, penyampaiannya mesti sebaik-baiknya

Yang dilarang dalam Islam itu, mencaci, menghina, menjelekkan sesembahan yang lain, hingga mereka akhirnya balas mencaci Allah yang kita sembah

Ya kalo, menjelaskan hukum patung dan memandangnya jadi perkara, lalu gimana Rasulullah yang mengkritik banyak praktek yang salah di masa itu?

Saya rasa kita mesti dewasa, dan salah satu sikap dewasa, nggak marah ketika dikritik. Agama Islam dan keyakinannya, yang diajarkan di masjid, masak harus diverifikasi agama lain?

Begitu juga agama selain Islam dan keyakinannya, nggak perlu diverifikasi oleh Islam. Lakum diinukum wa liya diin. Jadi jangan atas nama toleransi, dakwah harus diatur

Tapi resikonya jadi dibully?! Ya nggak papa, ini resiko dakwah, lagian kita semua ini Abdusshomad, hamba Allah tempat bergantung segala sesuatu, jadi ya woles aja
Bahasan angle lain, menyusul yaa, semoga kita nggak salah mikir dan amal

Comments

Popular posts from this blog

𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍

 𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi ℎ𝑒𝑎𝑑𝑙𝑖𝑛𝑒 di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...

Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi

 Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi (Muzhaharah) Aktivitas masirah sering digelar oleh beberapa komponen umat Islam dalam menjalankan fungsi mengoreksi penguasa. Sebagian pihak menyamakan masirah ini dengan demonstrasi, dimana demonstrasi ini merupakan salah satu cara Yahudi menurut mereka. Sebenarnya, seperti apakah perbedaan masiroh itu dengen demonstrasi. Berikut ini penjelasan singkatnya. Soal: 1. Mohon dijelaskan perbedaan antara aktivitas demonstrasi dengan masiroh, karena sangat gamblang terlihat bahwa tidak ada perbedaan antara kedua aktivitas. Mohon pencerahannya. 2. Pada suatu artikel saya membaca kritikan terhadap aktivitas masiroh yang melibatkan wanita. Sebenarnya bagaimana mendudukan masalah ini, atau apa batasan-batasan bagi kaum akhwat dalam hal ini. Jawab: Pada dasarnya, uslub (cara) untuk mendakwahkan gagasan-gagasan Islam, atau menyampaikan kritik (koreksi) bisa dilakukan dengan cara apapun, selama uslub tersebut tidak bertentangan dengan syariat, dan masih dalam ...