Skip to main content

KH1L4F4H BERJASA PADA NUSANTARA

Alih-alih mengancam, sejarawan yang jujur mengungkapkan justru kh1l4f4h berjasa pada Nusantara. Lantas apa sebenarnya yang menjadi ancaman negeri berpenduduk mayoritas Muslim ini?
+++
.
KH1L4F4H BERJASA PADA NUSANTARA
(Moeflich Hasbullah, Sejarawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
.
.
Berbeda dengan sejarah sekularisasi yang dibawa penjajah Belanda dan sejarah komunis yang berulang kali berontak di Indonesia, justru sejarah islamisasi Nusantara yang tak lepas dari peran Kh1l4f4h Islam membawa kebaikan bagi negeri ini.
.
Hal itu terekam jelas dalam catatan sejarah, sebagiannya diungkap oleh sejarawan yang sudah 25 tahun menjadi dosen sejarah di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Moeflich Hasballah ketika diwawancarai wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo. Berikut petikannya.
.
.
SEPERTI APA HUBUNGAN ANTARA KH1L4F4H ISLAM DAN NUSANTARA?
.
Hubungan antara Kh1l4f4h Islamiyah dan Nusantara itu tak terpisahkan dalam hubungan psikologis, dakwah, ekonomi politik dan legitimasi keagamaan. Ketika Islam masuk dan berkembang di Nusantara, di dunia Islam sedang berkembang Daulah Umayyah.
.
.
HUBUNGAN PSIKOLOGISNYA SEPERTI APA?
.
Hubungan psikologis adalah bahwa Kesultanan Turki Ustmani sebagai penguasa Islam dan kebanggaan umat persis seperti sekarang para pengagum Barat melihat Amerika dan Eropa sebagai contoh negara yang berperadaban maju. Dulu juga begitu, orang Islam melihat Kh1l4f4h Turki Ustamani seperti orang melihat Amerikalah sebagai penguasa dunia.
.
Dulu orang Islam membanggakan keKh1l4f4hannya, sekarang orang melihat Amerika membanggakan demokrasinya. Snouck Hurgronje, sebagaimana yang dikutip oleh Deliar Noer, mengungkapkan bahwa masyarakat pribumi Nusantara pada umumnya, melihat Stambol atau Istanbul, ibu kota Kh1l4f4h Usmaniyah, itu sebagai kedudukan seorang raja semua orang Mukmin. Jadi hubungan psikologisnya begitu karena penguasa dunia Islam saat itu adalah Kh1l4f4h Turki Utsamani.
.
.
KALAU HUBUNGAN DAKWAHNYA?
.
Proses dakwah di Nusantara juga tak lepas dari peranan para kh4l1f4h. Misalnya, Ayzumardi Azra menjelaskan bahwa pada tahun 718 M atau 100 H, Raja Sriwijaya Jambi yang bernama Srindravarman mengirim surat kepada Kh4l1f4h Umar bin Abdul Aziz dari Kh1l4f4h Bani Umayyah. Raja itu meminta dikirim para ulama atau dai yang bisa menjelaskan Islam kepadanya.
.
Dikirimlah utusan dan dua tahun kemudian, tahun 720 M, Raja Srindravarman, yang semula Hindu, dinyatakan masuk Islam. Sriwijaya Jambi pun dikenal dengan nama Sribuza Islam. Itu bukti dari hubungan dakwah.
.
Walaupun kebenaran sumbernya belum bisa dipastikan, para wali atau wali songo dikenal sebagai utusan-utusan Kh1l4f4h Turki Utsmani. Pada tahun 808H/1404M disebutkan, Kh4l1f4h Muhammad I mengutus beberapa ulama ke Pulau Jawa yang kelak dikenal dengan wali songo.
.
Setiap periode ada utusan yang tetap dan ada pula yang diganti. Pengiriman ini dilakukan selama beberapa kali. Itu menurut Rahimsyah dalam bukunya Kisah Wali Songo, terbitan Karya Agung Surabaya. Ini mungkin benar, bisa juga tidak karena sumbernya belum pasti. Makanya, penelitian sejarah harus terus dilakukan.
.
.
HUBUNGAN EKONOMI POLITIKNYA SEPERTI APA?
.
Dalam kerja sama ekonomi politik, pada tahun 1563, saat Aceh terancam oleh ekspansi Portugis, penguasa Muslim di Aceh mengirim seorang utusan ke Istanbul untuk meminta bantuan melawan Portugis.
.
Dikirimlah 19 kapal perang dan sejumlah kapal lainnya pengangkut persenjataan dan persediaan; sekali pun konon hanya satu atau dua kapal yang tiba di Aceh. Tetapi sejarah Aceh minta bantuan ke Turki Utsmani ini sudah diakui kebenarannnya dalam sejarah Indonesia.
.
.
SEDANGKAN HUBUNGAN LEGITIMASI KEAGAMAANNYA BAGAIMANA?
.
Sedangkan hubungan legitimasi keagamaan, tampak dalam penganugerahan gelar-gelar kehormatan. Misalnya tahun 1638 M, Abdul Qadir dari Kesultanan Banten, dianugerahi gelar Sultan Abulmafakir Mahmud Abdul Kadir oleh Syarif Zaid.
.
Siapa dia? Dia adalah Syarif Makkah saat itu yang berada dalam penguasaan Turki Utsmani. Pangeran Rangsang dari Kesultanan Mataram memperoleh gelar sultan pun dari Syarif Makkah dengan gelar, Sultan Abdullah Muhammad Maulana Matarami. Banten sejak awal menganggap dirinya sebagai Kesultanan Islam sebagai Dar al-Islam yang berada di bawah kepemimpinan Kh4l1f4h Turki Utsmani di Istanbul. Ini semua dijelaskan dalam buku besar Ensiklopedia Tematis Dunia Islam terbit tahun 2002.
.
.
BAGAIMANA AWAL MULA HUBUNGAN KH1L4F4H DAN NUSANTARA TERJADI?
.
Awal hubungannya ya dari situasi politik global, dunia Islam berada dibawah kepemimpinan Kh1l4f4h Turki Utsmani. Tentu saja, penguasa dunia dengan daerah-daerah Islam yang jauh ada komunikasi politik, ekonomi dan psikologis. Wilayah-wilayah Islam meminta bantuan ketika membutuhkan, pusat kekuasaan memberikan bantuannya. Begitu saja.
.
Tetapi, dengan kerajaan-kerajaan Islam Nusantara, hubungannya bukan taklukan karena kerjaaan-kerajaan Hindu di Nusantara diislamkan melalui dakwah para ulama, terutama wali songo sebagai tokoh-tokoh besarnya, bukan ditaklukan oleh Kekh4l1f4han Turki Ustmani.
.
.
DENGAN DEMIKIAN, LAYAKKAH KH1L4F4H ISLAM DIKATAKAN SEBAGAI ANCAMAN BAGI NUSANTARA?
.
Ya tidak. Ancaman apanya? Isu itu, kelau dihubungkan dengan pilpres 2019 sekarang hanya politik adu domba sesama umat Islam oleh mereka yang paranoid dengan Islam yang haus kekuasaan persis seperti yang dilakukan Snouck Hurgronje dulu zaman kolonial. Devide et impera agar sesama umat Islam pecah dan konflik.
.
Kh1l4f4h Islam Turki Utsmani itu berjasa dalam mendukung islamisasi di Nusantara, bukan ancaman. Menurut saya, bila pun misalnya Kh1l4f4h diterima berdiri di Indonesia, kan prosesnya tidak harus mengganti Pancasila dan UUD 1945. Belum tentu seperi itu dan tidak harus seperti itu.
.
Bisa berupa konvergensi, kerja sama atau keKh1l4f4han yang memelihara atau mengadopsi Pancasila. Kan bukan hal yang tidak mungkin? Tapi, yang jelas, faktanya ide Kh1l4f4h belum diterima jadi ya tenang saja. Jangan paranoidlah. Dakwah Islam tidak bisa memaksa dan dipaksakan.
.
.
MENGAPA BISA PARANOID YA?
.
Ya itu ketakutan saja pada kebangkitan Islam dari orang-orang yang tidak faham. Maklumi sajalah. Sekarang ini era kebangkitan Islam. Di Amerika, di Eropa, di New Zealand dan di mana-mana. Indonesia ketakutan padahal ini negeri berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Jadi ironis kan? Islamophobia ada di sini. Karena penguasanya kelompok sekuler ya begitu jadinya.
.
.
APAKAH YANG MEMBUAT KESULTANAN-KESU
LTANAN DI NUSANTARA MEREDUP DAN AKHIRNYA BISA DIADU DOMBA OLEH PENJAJAH BELANDA, PORTUGIS, DLL?
.
Itu persoalan supremasi politik. Kekuasaan kolonialisme Eropa yang datang ke sini kan dengan kekuasaan politik modern, manajemen modern dan persenjataan yang lebih modern akhirnya kesultanan-kesultanan Islam kalah seperti Cirebon, Banten dan Mataram ketika berperang dengan pasukan VOC.
.
Meredupnya itu kan selama zaman kolonial ketika kekuasaan Belanda sudah makin besar dan kuat sehingga kesultanan-kesultanan Islam melemah dan kalah yang kemudian mengukuhkan penjajahan hingga pertengahan abad ke-20.
.
.
JADI YANG MENGANCAM NUSANTARA SEBENARNYA ADALAH…?
.
Yang mengancam Nusantara atau Indonesia lebih tepat sekarang adalah komunisme, kolonialisme gaya baru, imperialisme budaya, adu domba sesama umat karena kita ini negeri Muslim terbesar, dunia terus mewaspadai Indonesia. Kemudian juga kemiskinan, ketidakadilan dll. Ketidakadilan sosial ekonomi politik itu berpotensi memunculkan kerusuhan-kerusuhan yang muncul dari rasa frustrasi masyarakat kalau tidak diatasi dengan baik.
.
.
PELAJARAN APA YANG BISA KITA PETIK DARI REALITAS SEJARAH TERSEBUT?
.
Masyarakat Indonesia harus kenal sejarahnya sendiri dengan baik sehingga tidak dihinggapi oleh ketakutan-ketakutan yang tidak perlu. Kita takut karena tidak tahu. Hindari prasangka-prasa
ngka buruk pada umat Islam karena justru Islamlah yang telah membangun negeri ini dan telah menjadi simbol persatuan bangsa. Kita sudah membangun hubungan keislaman dan kebangsaan dengan baik sehingga keindonesiaan, kebangsaan dan keislaman tidak bisa dipisahkan.[]
.
J0k0 Pr4s3ty0
.
Dimuat pada rubrik WAWANCARA I Tabloid Media Umat edisi 240
Awal April 2019

Comments

Popular posts from this blog

𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍

 𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi ℎ𝑒𝑎𝑑𝑙𝑖𝑛𝑒 di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...

Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi

 Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi (Muzhaharah) Aktivitas masirah sering digelar oleh beberapa komponen umat Islam dalam menjalankan fungsi mengoreksi penguasa. Sebagian pihak menyamakan masirah ini dengan demonstrasi, dimana demonstrasi ini merupakan salah satu cara Yahudi menurut mereka. Sebenarnya, seperti apakah perbedaan masiroh itu dengen demonstrasi. Berikut ini penjelasan singkatnya. Soal: 1. Mohon dijelaskan perbedaan antara aktivitas demonstrasi dengan masiroh, karena sangat gamblang terlihat bahwa tidak ada perbedaan antara kedua aktivitas. Mohon pencerahannya. 2. Pada suatu artikel saya membaca kritikan terhadap aktivitas masiroh yang melibatkan wanita. Sebenarnya bagaimana mendudukan masalah ini, atau apa batasan-batasan bagi kaum akhwat dalam hal ini. Jawab: Pada dasarnya, uslub (cara) untuk mendakwahkan gagasan-gagasan Islam, atau menyampaikan kritik (koreksi) bisa dilakukan dengan cara apapun, selama uslub tersebut tidak bertentangan dengan syariat, dan masih dalam ...