Skip to main content

SRI, SERIUS KOE KETUA AHLI EKONOMI ISLAM ?

SRI, SERIUS KOE KETUA AHLI EKONOMI ISLAM ?

Oleh : Nasrudin Joha
.
Sri, kapan Koe menjadi ahli ekonomi Islam ? Sri, kapan Koe ngerti 'Fiqh Ekonomi Islam' ? Sri, kapan Koe ngerti 'halal haram' dalam Ekonomi Islam ?
.
Sri, ekonomi Islam itu berarti memastikan transaksi ekonomi yang terikat dengan syariat Islam. Ekonomi Islam itu mengharamkan riba, mengharamkan judi, mengharamkan perseroan saham, mengharamkan perbankan ribawi, mengharamkan utang ribawi, mewajibkan pengelolaan SDA dan tambang oleh negara, bukan oleh asing.
.
Mewajibkan 'negara memungut zakat' bukan memalak rakyat dengan pajak. Mewajibkan negera menyantuni fakir miskin, anak terlantar, janda miskin, termasuk memastikan anggaran untuk kesehatan rakyat.
.
Lah Koe ? Ditagih BPJS ngeluh, padahal itu untuk menjamin kesehatan rakyat. Membiayai negara dari utang riba, jadi andalan. Mencekik rakyat dengan pajak ini itu, jadi prioritas pemasukan.
Sementara potensi pemasukan besar dari tambang, diobral kepada penjajah, asing dan aseng.
.
Coba, Klo freeport dijadikan sumber Anggaran, tidak perlu menzalimi rakyat dengan pajak. Coba kalau semua minyak dan gas dikuasai negara, termasuk tambang batubara, bisa kaya raya negara kita. Coba, kalau kita berswasembada, bukan melulu Import, bisa untung beliung petani kita.
Saya masih bertakon-takon, Koe jadi ketua ahli ekonomi Islam itu apa dasarnya ? Apa cukup modal kerudung sauplik Sing Koe kenakan ? Saya jadi ragu, opo Koe menguasai ilmu ushul fiqh untuk mengistimbath dalil-dalil ekonomi Islam dari Al quran dan As Sunnah ?
.
Aku khawatir, Koe mung ngerti kulitnya saja. Menjadi ekonom apalagi ahli ekonomi Islam Kui angel banget Sri. Selain Koe wajib memahami fakta ekonomi, baik ekonomi dalam Pandangan kapitalisme maupun sosialisme, Koe juga kudu paham dalil.
Contoh Sri, ketika Koe membahas tentang ekonomi mikro, lebih spesifik membahas transaksi Multi Level Marketing. Koe tidak cukup disebut ekonom Islam hanya sebatas memahami upline dan downline. Tapi, Koe juga wajib menguasai dalil berupa hadits hadits tentang haramnya dua transaksi dalam satu akad. Koe juga musti faham akad Syamsarah dalam pandangan Islam.
Dalam tataran makro, Koe tidak cukup bermodal memahami angka-angka pertumbuhan, distribusi barang dan jasa melalui mekanisme pasar, intervensi negara terhadap pasar melalui kebijakan fiskal dan moneter, stimulus produksi dengan berbagai kebijakan, misalnya sunset policy. Tidak, Ora cukup koyo ngono Sri.
.
Koe, wajib mengerti problem ekonomi dalam pandangan Islam tentang masalah distribusi harta, bukan problem pertumbuhan yang dicekokkan oleh sistem kapitalisme sebagai yang Koe pelajari dari uncle SAM. Koe, juga wajib memahami sumber pemasukan keuangan negara dalam Islam itu bukan dari pajak, bahkan pajak itu menurut syariat Islam haram.
.
Koe kudu paham opo itu Al Milkiyatul Ammah, Al Milkiyatul Daulah, Al Milkiyatul Fardiyah, harta shodawoh, harta yang berasal dari Kharaj dan Fai. Harta ghanimah, Usyur, serta bagaimana konsep dharibah (pajak) dalam Islam.
.
Pokoknya, banyak banget. Koe ngaji sama aku 3 tahun juga belum tentu tuntas, apalagi di benakmu sudah mengakar keras pemahaman ekonomi kapitalistik. Perlu 1,5 tahun untuk membongkar isi otak yang keliru dan tercemar pemahaman kalitalisme.
Sementara, sisanya butuh 1,5 tahun untuk menginstal ekonomi Islam setelah itu.
Sri Sri, Aku dadi Ngguyu. Kok bisa, Koe didapuk sebagai Ketua Ahli Ekonomi Islam.
Kui sanad ilmunya seko ngendi ? Aku juga bingung, Sing milih Koe sopo ? Aku bertakon takon, opo model pemilihannya menggunakan suap ? Ini cuma nanya ya, Ga usah baper.

Comments

Popular posts from this blog

Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi)

 Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi) -------------- *Pemberontakan Muhammad bin Abdul Wahab dan Keluarga Saud Terhadap Negara Khilafah Utsmani* Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan sebenar-benarnya pujian atas kebaikan dan berkah-Nya, yang tak terhingga jumlahnya, memenuhi langit dan bumi, serta semua yang ada. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasul yang diutus dengan membawa rahmat untuk seluruh alam, yaitu Muhammad bin Abdillah, keluarganya, para sahabatnya, serta siapa saja yang senantiasa setia dan mengikutinya denga cara yang baik hingga hari kiamat. Waba’du. Dalam situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid terdapat sebuah pertanyaan: “Apakah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab memberontak terhadap Khilafah Utsmaniyah, dan menjadi pen...

π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π

 π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi β„Žπ‘’π‘Žπ‘‘π‘™π‘–π‘›π‘’ di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...