Skip to main content

Posts

BOLEHKAH MENOLAK KESAKSIAN RUKYAT HILAL BERDASARKAN HASIL HISAB, WALAU DENGAN ASUMSI HASIL HISAB ITU QATH'IE?

BOLEHKAH MENOLAK KESAKSIAN RUKYAT HILAL BERDASARKAN HASIL HISAB, WALAU DENGAN ASUMSI HASIL HISAB ITU QATH'IE?  QAUL MU'TAMAD MADZHAB SYAFI'I: TIDAK BOLEH.  PENDAPAT MAINSTREAM (ZHAHIR QAUL) MALIKIYAH: TAK PEDULIKAN PERKATAAN AHLI HISAB. Al Imam Al Khathib Asy Syirbini Asy Syafi'i (w. 977 H), menerangkan: ﻓﺮﻉ: ﻟﻮ ﺷﻬﺪ ﺑﺮﺅﻳﺔ اﻟﻬﻼﻝ ﻭاﺣﺪ ﺃﻭ اﺛﻨﺎﻥ ﻭاﻗﺘﻀﻰ اﻟﺤﺴﺎﺏ ﻋﺪﻡ ﺇﻣﻜﺎﻥ ﺭﺅﻳﺘﻪ. ﻗﺎﻝ اﻟﺴﺒﻜﻲ: ﻻ ﺗﻘﺒﻞ ﻫﺬﻩ اﻟﺸﻬﺎﺩﺓ؛ ﻷﻥ اﻟﺤﺴﺎﺏ ﻗﻄﻌﻲ ﻭاﻟﺸﻬﺎﺩﺓ ﻇﻨﻴﺔ، ﻭاﻟﻈﻨﻲ ﻻ ﻳﻌﺎﺭﺽ اﻟﻘﻄﻌﻲ، ﻭﺃﻃﺎﻝ ﻓﻲ ﺑﻴﺎﻥ ﺭﺩ ﻫﺬﻩ اﻟﺸﻬﺎﺩﺓ، ﻭاﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ﻗﺒﻮﻟﻬﺎ، ﺇﺫ ﻻ ﻋﺒﺮﺓ ﺑﻘﻮﻝ اﻟﺤﺴﺎﺏ ﻛﻤﺎ ﻣﺮ. "Cabang pembahasan: Manakala ada satu atau dua orang bersaksi merukyat hilal, sedangkan menurut hisab hilal tidak mungkin untuk dirukyat:  Berkata As-Subki: Persaksian semacam ini tidak dapat diterima. Sebab hisab itu bersifat pasti (qath'ie) sementara persaksian itu bersifat asumtif (zhanni). Sedangkan yang zanni itu tidak dapat mengalahkan yang qath'ie. Panjang lebar beliau menjelaskan ketertolakan persaksian tersebut.  Sedangka...

FAKTA, TEROPONG, HISAB, ASTRONOMIS, DAN SAINS BUKANLAH DALIL SYARIAH DALAM MENENTUKAN HILAL SYAR'I

 *FAKTA, TEROPONG, HISAB, ASTRONOMIS, DAN SAINS BUKANLAH DALIL SYARIAH DALAM MENENTUKAN HILAL SYAR'I* Oleh: Zakariya Al-Bantany Dalam perkara Syariat, khususnya seperti halnya penentuan awal Ramadhan dan awal Syawal (Hari Raya Idul Fithri). Itu rujukannya adalah dalil Syariat. Adapun, dalil syariat itu meliputi yang utama adalah Al-Quran dan As-Sunnah. Dan juga Ijma' Shahabat dan Qiyas Syar'iyyah. Dalil Syariat Islam, khususnya yang utama seperti Al-Quran dan As-Sunnah pasti mutlak benar dan mustahil salah. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman: ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ "Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2]: 2). وَمَآ ءَاتَىٰكُمُ ٱلرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَىٰكُمْ عَنْهُ فَٱنتَهُوا۟ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ".....Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah........

TELAAH KITAB TAKATTUL HIZB PART 4 : TATSQIF SANG LABORATORIUM SPIRITUAL

 TELAAH KITAB TAKATTUL HIZB PART 4 : TATSQIF SANG LABORATORIUM SPIRITUAL  Perubahan sejati tidak lahir dari gemuruh massa yang menggelegar dalam satu malam, lalu surut ditelan fatamorgana. Ia adalah anak kandung kesabaran, disusui oleh ketekunan, dan dibesarkan dalam disiplin yang ketat menapaki tahapan-tahapan yang terukur. Seperti dahulu Sang Nabi membangun peradaban berdasarkan tuntunan wahyu dari kesunyian gua Hira, lalu rumah Arqam bin Abi Arqam, kebangkitan masa kini pun harus menyusuri labirin yang sama, sebuah rekonstruksi sistematis mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW yang penuh hikmah. Marhalah Pertama: Tatsqif – Kawah Candradimuka Para Pelayan Umat Di sini, di ruang yang sunyi dari gemerlap dunia, dimulailah proses kimiawi spiritual yang paling rahasia dan menentukan. Ini bukan sekadar pengajian, melainkan pembentukan “Sel Pertama” (Halaqah Ula), sebuah nukleus kehidupan baru. Bayangkan sebuah laboratorium tersembunyi di mana unsur-unsur jiwa yang masih terpapar ...

Epstein File Menelanjangi Peradaban Barat

 Epstein File Menelanjangi Peradaban Barat  Sebuah nama mengguncang dunia, Jeffrey Epstein. Sebuah pulau menjadi simbol. Ratusan dokumen tersebar. Apakah ini sekadar skandal seks terbesar abad ini, kisah para elit yang bermain di balik pintu tertutup? Atau adakah yang lebih gelap dan lebih dalam yang sedang tersingkap? Mereduksi kasus Epstein hanya sebagai “skandal moral” atau jaringan penyimpangan adalah kesalahan fatal. Ini bukan lagi tentang individu-individu yang rusak. Ini adalah tentang sebuah peradaban yang sedang menelanjangi dirinya sendiri. Bayangkan. Foto-foto, kesaksian, fakta yang melibatkan politisi puncak, taipan keuangan, raja media, dan intelektual ternama, semua terjerat dalam lingkaran pelecehan terhadap anak-anak. Apakah ini penyimpangan? Tidak.  Dalam sistem yang telah lama memisahkan manusia dari fitrahnya, yang menjadikan kebebasan tanpa batas sebagai tuhan baru, ini adalah manifestasi yang logis.  Mereka bukan anomali. Mereka adalah representa...

TELAAH KITAB NIDA' HAAR PART 1: DARI DIAGNOSIS MENUJU KEBANGKITAN

 TELAAH KITAB NIDA' HAAR PART 1: DARI DIAGNOSIS MENUJU KEBANGKITAN  Ada sebuah diagnosa yang disampaikan dengan berani, tepat di jantung zaman kita. Seorang pemikir, Syaikh Taqiyuddin An Nabhani dalam kitab Nida' Haar, menggambarkan sebuah kondisi yang mungkin kita rasakan dalam diam, tapi enggan diucapkan dengan lantang. Ia menyatakan, umat telah mencapai titik paling rendah. Kemerosotan ruhani yang membuat jiwa kita gersang. Keterbelakangan materi yang membelenggu potensi kita. Ketertinggalan pemikiran yang membutakan arah. Dan kehinaan politik yang menjadikan kita bidak di papan catur orang lain. Tidak ada yang bisa membantahnya. Lihatlah sekitar kita. Jalinan-jalinan hidup yang dahulu dirajut dengan benang keimanan, ukhuwah dan tolong-menolong telah tercabik. Digantikan oleh transaksi kering kapitalisme, di mana nilai manusia diukur dari apa yang ia miliki, bukan dari ketakwaannya. Ikatan persaudaraan seiman yang pernah membentang dari Maroko hingga Marauke telah terputus....

KRISIS BURSA DAN SOLUSI FUNDAMENTAL

 KRISIS BURSA DAN SOLUSI FUNDAMENTAL Dari balik layar monitor dan grafik bursa saham yang anjlok, sebuah drama kekuasaan sedang mempertaruhkan nasib perekonomian kita. Laporan Tempo mengungkapkan, Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dua pilar dekat Istana tak lagi seirama. Mereka terlibat tarik-ulur sengit, yang satu mendorong penegakan hukum pidana bagi pengurus bursa dan otoritas keuangan, yang lain menolak khawatir badai akan menjadi tsunami. Dampaknya langsung terasa. Sebuah mundur massal. Pejabat tinggi Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan meletakkan jabatan. Alasannya tanggung jawab moral. Pemicunya, laporan Morgan Stanley Capital International yang mengungkap bayang-bayang manipulasi. IHSG pun terjun bebas, perdagangan terpaksa dibekukan sementara. Namun, pukulan kedua mungkin lebih telak, datang dari langit dunia keuangan global. Moody’s Investors Service menurunkan prospek perekonomian Indonesia menjadi ‘ne...

Telaah Kitab Nida' Haar Part 2 : Hakikat dan Benturan Ideologi - ideologi

 Telaah Kitab Nida' Haar Part 2 : Hakikat dan Benturan Ideologi - ideologi Sejak berabad-abad, denyut sejarah manusia diwarnai oleh sebuah konflik yang tak pernah padam. Bukan hanya konflik perbatasan atau perebutan tahta. Ini adalah konflik yang lebih dalam, lebih hakiki yaitu konflik antara Cahaya dan Kegelapan Ideologi. Dalam kitab Nida’ Haar, Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani menggambarkannya dengan tajam, Sejak tiga belas abad lamanya konflik antara Islam sebagai agama sekaligus metode kehidupan dengan kekufuran terus berkecamuk. Bentuk dan medannya silih berganti, namun hakikatnya satu, Pertarungan antara kebenaran yang menyeluruh dengan kebatilan yang mengklaim diri sebagai kebenaran. Islam, menurut An-Nabhani, tak pernah datang sebagai agama spiritual semata. Ia adalah pandangan hidup komprehensif yang mengatur segitiga suci hubungan yaitu manusia dengan Rabb-nya, manusia dengan dirinya sendiri dan manusia dengan sesamanya. Karena sifatnya yang total inilah, konfliknya dengan si...