Skip to main content

Posts

Anekdot: Salah Kedaden, Disekolahkan agar Tahu Islam tapi Malah Merusak Islam

Seorang tokoh masyarakat Muslim di suatu desa bersusah payah menguliahkan anaknya ke perguruan tinggi Islam di kota. Harapannya, nanti paling kurang akan berhasil dengan ilmu Islamnya untuk menggantikan sang orangtua untuk memimpin masyarakat Muslim di desanya. Harapan itu sangat menderu dalam dada orang tua. Sehingga walau anaknya jarang pulang ke desa, karena memang di kota yang jauh jaraknya, orangtua tetap setia menunggu hasil keilmuan agama anaknya itu. Sangat berharap, bila kapan-kapan anaknya pulang, maka agar menggantikan sang bapak untuk mengimami di mushollanya. . Betapa girangnya orang tua di desa ini ketika anaknya pulang dari belajar Islam di perguruan tinggi Islam di kota. Sang bapak berharap, anaknya untuk mengimami di musholla dengan suara merdu lagi fasih membaca al-fatihah dan surat-surat. Namun apa hendak di kata. Ketika menjelang waktu subuh, si anak dibangunkan, dipanggil-panggil, diketuk-ketuk pintu kamarnya, tidak menyahut. Akhirnya sang bapak ngeloyor ke mus...

BALDATUN THOYYIBATUN WAROBBUN GHOFÚRUN

BALDATUN THOYYIBATUN WAROBBUN GHOFÚRUN Oleh : www.abulwafaromli.com . Mengenal Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofûrun Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Baldatun Thoyyibatun artinya Negara Yang Baik, sedang wa Robbun Ghofûr artinya Tuhan Yang Maha Pengampun. . Term Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofûr itu terdapat di dalam Alqur'an surat Saba', Allah SWT berfirman : . "Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhan-mu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhan-mu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun". (QS Saba' [34] : 15). . Negara yang baik dan yang Tuhannya Maha Pengampun hanyalah negara yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa, yaitu Allah SWT. Sedang negara yang diridhoi oleh Allah hanyalah negara yang diatur dengan hukum-hukum Allah, se...

KHILAFAH SEBAGAI IKON PERLAWANAN

KHILAFAH SEBAGAI IKON PERLAWANAN by Yogie W. Abarri . "Mau kemana?" tanya saya pada kawan yang tiba² berdiri dan bergegas menuruni anak tangga. "Mau menghadap Bapak Presiden dulu, sebentar." . Kita² yang tinggal satu rumah kos dengannya, langsung paham. Tapi kawan lain yang sedang datang berkunjung, biasanya akan bingung. Menghadap Bapak Presiden? Ah yang bener? Dan kok pakai bajunya seadanya begitu? Ya, di awal 90-an gerakan anti Suharto memang sudah mulai marak. Maka ketika tahun 94 kami mulai kuliah, situasi politik ketika itu juga turut mewarnai kami. . Kebijakan rezim yang mulai meningkatkan pengawasannya kepada rakyat, berupa semakin intensifnya kegiatan intelijen, juga turut kami rasakan. . Sebagai mahasiswa, pada awalnya kita belum terlalu sensitif pada kondisi ekonomi saat itu. Intensifnya kegiatan intelijen lah yang lebih membuat kami jengkel. Kami marah, karena kami tahu bahwa telepon rumah kos kami disadap. . Kami juga sebal, karena d...

SRI, SERIUS KOE KETUA AHLI EKONOMI ISLAM ?

SRI, SERIUS KOE KETUA AHLI EKONOMI ISLAM ? Oleh : Nasrudin Joha . Sri, kapan Koe menjadi ahli ekonomi Islam ? Sri, kapan Koe ngerti 'Fiqh Ekonomi Islam' ? Sri, kapan Koe ngerti 'halal haram' dalam Ekonomi Islam ? . Sri, ekonomi Islam itu berarti memastikan transaksi ekonomi yang terikat dengan syariat Islam. Ekonomi Islam itu mengharamkan riba, mengharamkan judi, mengharamkan perseroan saham, mengharamkan perbankan ribawi, mengharamkan utang ribawi, mewajibkan pengelolaan SDA dan tambang oleh negara, bukan oleh asing. . Mewajibkan 'negara memungut zakat' bukan memalak rakyat dengan pajak. Mewajibkan negera menyantuni fakir miskin, anak terlantar, janda miskin, termasuk memastikan anggaran untuk kesehatan rakyat. . Lah Koe ? Ditagih BPJS ngeluh, padahal itu untuk menjamin kesehatan rakyat. Membiayai negara dari utang riba, jadi andalan. Mencekik rakyat dengan pajak ini itu, jadi prioritas pemasukan. Sementara potensi pemasukan besar dari tambang, diob...

INDONESIA PADA NEGERI INI.

 INDONESIA PADA NEGERI INI. Ini salah satu booklet terbitan Hizbut Tahrir Indonesia di tahun 2005, jauh sebelum marak slogan "NKRI Harga Mati"... BOOKLET : Selamatkan Keutuhan Wilayah Indonesia dari Skenario Negara-Negara Penjajah ----------------- Jauh sebelum marak slogan "NKRI Price Die" HTI telah menerbitkan sebuah booklet untuk mewaspadai upaya memecah belah Indonesia. Ini adalah petikan tulisan pada booklet yang diterbitkan HTI pada tanggal 13 Agustus 2005 (08 Jumadi Tsaniyah 1426 H), atau sekitar 14 tahun lalu. --------Halaman 1-2 Konflik yang sangat berbahaya dan harus mendapat perhatian serius adalah konflik yang mengarah pada sparatisme, seperti yang terjadi di Aceh, Ambon (Maluku), dan Papua. Gerakan separatis yang mengarah pada pemisahan diri dari Indonesia harus dicermati agar pintu masuknya penjajah baik Amerika Serikat (AS), Inggris, maupun Uni Eropa, dalam rangka mengendalikan Indonesia dapat ditutup rapat-rapat. ---------Halaman 5 Semen...

JANGAN CEMASKAN PANCASILA, KARENA SEJAK LAMA PANCASILA MEMANG SUDAH TAK ADA ?

JANGAN CEMASKAN PANCASILA, KARENA SEJAK LAMA PANCASILA MEMANG SUDAH TAK ADA ? Oleh : Nasrudin Joha Kehadiran BPIP dianggap sebagai respons negara atas rongrongan terhadap Pancasila. Diharapkan, BPIP mampu membina dan mengarahkan corak keberpancasilaan bangsa dan negara. Bahkan, untuk urusan ini negara merogoh kocek yang diambil dari kantong rakyat (pajak) untuk menggaji ratusan juta rupiah untuk memberi jatah bulanan Kepada begawan - begawan BPIP. Tak peduli, apakah secara subtantif BPIP bermanfaat. Yang jelas, secara formal telah melembaga, biar terlihat gagah memang semua harus di lembagakan. Biar bisa memindahkan duit dari kantong rakyat ke kantong BPIP, tentunyah. . Tak jelas, apa tupoksi BPIP. Yang muncul, BPIP sering nyinyir terhadap umat Islam dan isu-isu keislaman. Terkait OPM, yang jelas mengancam Pancasila dan NKRI, BPIP terlihat irit komentar, jika mengeluarkan statement pun, sangat hati-hati. Sebenarnya, apakah pancasila terancam, sehingga butuh BPIP ? Apakah pub...

SIAPA SESUNGGUHNYA YANG SUKA KOTAK KATIK PANCASILA & UUD 1945

SIAPA SESUNGGUHNYA YANG SUKA KOTAK KATIK PANCASILA & UUD 1945 ? Oleh : Nasrudin Joha Salah satu alasan Pemerintah ketika mencabut BHP HTI adalah HTI dituding menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila. Menggunakan Perppu No. 2 tahun 2017, pada pasal 59 ayat (4) huruf c, penjelasannya diperluas dengan redaksi : yang dimaksud dengan "ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila' antara lain ajaran ateisme, komunisme/marxisme-leninisme, atau paham lain yang bertujuan mengganti/mengubah Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Substabsi utama tudingan Pemerintah kepada HTI adalah menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham Khilafah yang dianggap bertujuan paham lain yang bertujuan mengganti/mengubah Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, diluar paham ateisme, komunisme/marxisme-leninisme. Pertanyaannya, apakah benar khilafah bertujuan mengg...