Skip to main content

Bukan Teroris Kalau Kamu Kulit Putih

Bukan Teroris Kalau Kamu Kulit Putih

Diposting pada Ahad, 24-07-2011 | 23:26:49 WIB
Duarrr, ada bom meletus lagi. Belum hilang berita bom itu, datang lagi kabar penembakan massal, masih di satu lokasi (negara_red). Norwegia, tiba-tiba nama negara itu jadi headline media massa di hampir seluruh dunia moderen (yang sudah terdapat listrik dan internet).

Pendapat pertama yang muncul adalah: ini pasti ulah teroris, MUSLIM. Saya sendiri, pertama mendengar berita ledakan itu tidak begitu "nafsu" mengulik beritanya. Hanya setelah berita kedua, yakni penembakan yang menewaskan 80 orang, saya jadi tertarik mencari tahu lebih jauh. Itu juga gara-gara Time Line Twitter saya dijejali kabar seperti itu.

Sebagai pegiat media yang kontinyu mengikuti perkembangan berita soal "teroris", serta perkembangan Islam di Eropa. Pertama saya agak heran, karena setahu saya penetrasi gerakan Al Qaidah di Norwegia tidak begitu kentara, juga perkembangan Islamnya biasa-biasa saja, tidak seperti di beberapa negara Eropa lainnya yang sudah secara terbuka, ada yang mendeklarasikan untuk menegakkan Syariah Islam.

Begitu pun dengan beberapa pendapat pengamat "terorisme" internasional lainnya. Mereka tidak yakin gerakan jihad global di balik serangan di Norwegia, seperti yang saya baca di situs jaringan Associated Press.

Tapi, seperti biasanya, di forum-forum jihad internasional sudah ada beberapa anggota yang memuji-muji serangan tersebut, beberapa bahkan mengklaim itu dilakukan sebuah gerakan jihad.

Di Indonesia, serentak media-media melansir berita aksi "terorisme" ini. Dan wacana yang disajikan pun masih seperti yang lalu-lalu, bahwa tudingan pertama diarahkan kepada gerakan jihad.

Namun, pelaku serangan itu langsung tertangkap hari itu juga, dalam investigasinya di depan penyidik, pelaku bernama Anders Behring Breivik ini mengaku sebagai seorang "KRISTEN FUNDAMENTALIS". Penonton pun kecewa, mereka sudah terlanjur berharap aksi "genosida kecil" ini dilakukan orang Islam.

Saya kemudian memantau komentar-komentar di beberapa media online. Lho koq sepi? Padahal biasanya Islam dimaki-maki jika ada berita terorisme. Karena pelaku di Norwegia ini seorang Kristen Militan, koq komentar beritanya sepi, apa mungkin di sensor oleh administrator websitenya??? Hanya Allah dan pimpinan redaksi medianya yang tahu.

Bahkan, nyata-nyata berita di detik ini di tutup fasilitas komentarnya http://www.detiknews.com/read/2011/07/23/154516/1687839/1148/teror-di-norwegia-tersangka-seorang-kristen-fundamentalis?991101mainnews . Huh, ga fair!

Di dunia Twitter juga seperti itu, biasanya gerombolan JIL (Jaringan Iblis Laknat) itu akan memaki habis agama Islam dan Jihad apabila ada berita terorisme. Tapi kali ini sepi ocehan mereka, paling pol hanya komentar "Semua Agama Tidak Mengajarkan Kekerasan".

Beberapa waktu lalu, saya menulis opini ringan yang dimuat di website ini (muslimdaily.net_red), soal Teroris dan OPM. sekarang terbukti sudah, jika seseorang melakukan pembunuhan massal, baik dengan bom atau penembakan dan dia seorang Muslim, maka gelar terhormat yang ia sandang adalah TERORIS. Tapi kalau pelaku pembunuhan massal adalah seorang Kristen atau kafir atau agama selain Islam, maka gelarnya hanya MADMAN alias orang gila.

GILA!
http://www.muslimdaily.net/opini/7927/bukan-teroris-kalau-kamu-kulit-putih

Comments

Popular posts from this blog

π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π

 π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi β„Žπ‘’π‘Žπ‘‘π‘™π‘–π‘›π‘’ di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...

Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi)

 Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi) -------------- *Pemberontakan Muhammad bin Abdul Wahab dan Keluarga Saud Terhadap Negara Khilafah Utsmani* Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan sebenar-benarnya pujian atas kebaikan dan berkah-Nya, yang tak terhingga jumlahnya, memenuhi langit dan bumi, serta semua yang ada. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasul yang diutus dengan membawa rahmat untuk seluruh alam, yaitu Muhammad bin Abdillah, keluarganya, para sahabatnya, serta siapa saja yang senantiasa setia dan mengikutinya denga cara yang baik hingga hari kiamat. Waba’du. Dalam situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid terdapat sebuah pertanyaan: “Apakah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab memberontak terhadap Khilafah Utsmaniyah, dan menjadi pen...