Skip to main content

Posts

Omdo

ADA YANG MENGATAKAN HIZBUT TAHRIR HANYA OMONG DOANG; BERPUTAR DARI KONFERENSI KE KONFERENSI, SEMINAR KE SEMINAR, DARI KUMPUL-KUMPUL KE KUMPUL-KUMPUL LAGI. Pernyataan omong doang jelas salah besar. HT tidak hanya omong, namun melakukan dengan serius apa yang dikatakan. Ketika mengatakan, wajib menegakkan Khilafah, HT serius berjuang mewujudkannya. Di antara bentuk keseriusannya adalah menyusun berbagai kitab yang menjelaskan secara detail seluk-beluk sistem pemerintahan Khilafah, sistem ekonomi, sistem pergaulan, rancangan UUD, dan lain. Disusun juga metode dalam menegakkan Khilafah dan diaplikasikan dalam bentuk partai yang solid. Ketika mengatakan, wajib melakukan tatsqรฎf atau pembinaan, membangun opini umum di tengah umat, dan melakukan thalab al-nushrah, maka semuanya dikerjakan HT dengan penuh kesungguhan. TAPI, KAN SEMUA AKTIVITAS ITU MASIH DIDOMINASI KEGIATAN BICARA? Jangan remehkan bicara! Bukankah kita menjadi pintar dan menguasai banyak ilmu karena ada par...

HAM

Hai sobat gaulislam, pernahkah kamu melihat atau mendengar istilah fatamorgana? Belum? Waduh, saya jelaskan dikit ya. Fatamorgana adalah peristiwa yang kerap menipu mata para pengelana gurun pasir yang gersang nan tandus. Dari jauh, pengelana itu seolah melihat sesuatu di kejauhan padang pasir. Bisa berupa air atau oase. Namun ternyata, ketika si pengelana mendekat, air itu sirna dari pandangan. Hanya gurun pasir yang tandus dan gersang. Tertipu deh. Kok bisa sih? Yup, biasanya yang tertipu tersebut adalah para pendatang yang tersesat dan kehausan, keberadaan fatamorgana ini tentu sungguh menarik, indah, dan menjanjikan. Padahal, semua hanya omong kosong belaka. Lho, lalu apa hubungannya dengan HAM? Begini sobat gaulislam. HAM, yang merupakan singkatan dari Hak Asasi Manusia dan lahir dari konsep barat ini, memang tak ubahnya seperti fatamorgana. Indah memesona, tapi pada hakikatnya kosong, bermuka dua, bahkan cenderung merusak. Pengen bukti? Nih, definisi HAM men...

Hemat

HEMAT Awal Desember tahun lalu, saya (Muhammad Ismail Yusanto) mendapat kejutan kecil. Saat pergi ke Semarang, saya terbang bersama dengan Presiden Jokowi. Lebih istimewa lagi, saat itu saya duduk di kelas bisnis; bukan apa-apa, karena kelas ekonomi sudah fully booked. Presiden Jokowi justru duduk di kelas ekonomi di deret paling belakang. Presiden beserta rombongan yang tidak seberapa banyak masuk ke dalam pesawat dari terminal 2F paling akhir. Tentu ia harus melewati tempat saya duduk, terus berjalan beriring ke bagian belakang. Saat pesawat mendarat, Presiden Jokowi turun dari pintu belakang. Saya dan penumpang kelas bisnis lainnya menjadi bagian pertama yang turun dari pintu depan. Para penjemput tampaknya agak kecele , karena mereka sudah bersiap di tangga depan, ternyata Presiden turun dari tangga belakang. Sebelum ini, siapapun pasti tak terbayang bisa terbang satu pesawat dengan Presiden kecuali ia menjadi bagian rombongan Presiden. Namun, itu dulu saat Pre...

Sejarah khilafah itu berdarah darah dan mengerikan, benarkah?

Choirul Anam SEJARAH KHILAFAH ITU BERDARAH-DARAH DAN MENGERIKAN, BENARKAH? Banyak orang yang mengatakan bahwa pihak yang menyuarakan Khilafah tak mengerti sejarah. Kemudian dikatakan bahwa sejarah Khilafah itu berdarah-darah. Dalam Khilafah itu isinya hanya perang dan perang, konflik dan konflik, pembunuhan dan pembunuhan. Bahkan, para Khalifah yang disebut sebagai Khulafa’ur Rosyidin saja wafat terbunuh. Benarkah semua itu? Untuk membahas ini, agar pembahasan tidak subyektif, maka akan ditunjukkan pernyataan para sejarawan. Tentu saja para sejarawan sendiri ada yang obyektif dan ada yang subyektif. Sebab para sejarawan sendiri juga memiliki kepentingan dan sudut pandang tertentu dalam melihat suatu fenomena. Namun, biasanya para sejarawan yang berbeda dengan maisntream lebih obyektif, daripada mereka yang mengikuti mainstream. Sebab, para pengikut maisntream biasanya dibayar dan dikontrol oleh kekuasaan. ***** Benarkah dalam Khilafah itu tidak ada keamanan dan kes...

Menjawab keraguan

Muhammad Sands Al Fatih MENJAWAB KERAGUAN (45 PERTANYAAN SUMBING) 1. Sebelumnya, kalau Alquran diterapkan, agama yang lain juga bisa menerapkan kitab mereka donk? | Becanda kamu, agama lain mana ada system politik, ekonomi, social, pendidikan, dalam dan luar negeri. 2. Maksudnya? | Hanya ada system politik Islam, tidak ada system politik Kristen, politik Budha, hindu dan lainnya. Begitu pula untuk system pendidikan, ekonomi, sosial… 3. Jadi? | ya hanya Islam yang sempurna, berasal dan diridloi Allah serta wajib diterapkan. 4. Kalau diterapkan, gimana dengan agama yang lainnya?| Ya ga giamna- gimana, kan Islam rahmatan lilalamain, rahmat bagi setiap mahluk termasuk mahluk di alam lain. 5. ‘…………. (loading)’ | Jangan ragu, Alquran bukan kitab yang diragukan, tidak ada keraguan didalamnya. Makanya, harus diterapkan oleh institusi atau negera yang bener-bener ngerti tentang Islam. 6. Saya sepakat Syariah, Alquran itu wajib diterapkan, apa iya harus dengan Khilafah? | Khil...

tidak ada makan siang gratis

Kadang aku berpikir bahwa terjadinya sebuah kecelakaan pesawat ( pernah baca blackhand Yg ada di balik tragedi asia) 'lalu pesawat hilang ... kemudian negara negara imperium kapitalisme rame rame menawarkan bantuan untuk ikut mencari pesawat tersebut. Dibalik semua itu ada keinginan untuk melihat kekayaan SDA dari dekat,untuk berapa kandungannya,..lalu membidik objek, setelah itu baru urusan exploitasi yg sdh ada jalan pd UU migas kita... Pikiran ini hanya waspada saja, bukan prasangka buruk.. krn saya yakin tidak ada makan siang gratis....

suriah, isis dan khilafah

Atus Firdaus Suriah, ISIS dan Khilafah Setelah Revolusi Islam di Suriah pecah hampir 4 tahun lalu, keinginan rakyat Suriah khususnya, dan umat Islam di seluruh dunia umumnya, untuk menyaksikan tumbangnya rezim kafir Baats masih harus menunggu waktu. Apa yang terjadi di Suriah sesungguhnya merupakan perang peradaban dan politik yang melibatkan dua pihak. Pihak pertama adalah Amerika yang diikuti oleh Eropa, Rusia, para antek dan pengikutnya. Pihak kedua adalah umat Islam, khususnya rakyat Syam. Pihak pertama berjuang mati-matian untuk menghalangi tegaknya Khilafah di bumi Syam; mendirikan rezim sekular, sebagaimana pendahulunya, yang tunduk dan mengikuti Amerika dan Barat. Pihak kedua berjuang mati-matian untuk mendirikan Khilafah di Bumi Syam, sebagai Uqru Dar al-Islam (lubang kembalinya [ular] di negeri Islam). Kemudian Khilafah itu akan membentang hingga ke negeri kaum Muslim, yang diperintah oleh sistem Islam; yang memuji dan mengagungkan Allah SWT, Zat Yang Mahaku...