Skip to main content

Posts

Ba'asyir: Polisi Bohong, Tidak Ada JAT di Sulteng

Ba'asyir: Polisi Bohong, Tidak Ada JAT di Sulteng � JAKARTA (voa-islam.com) - Terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme Ustadz Abu Bakar Baasyir menegaskan bahwa tidak ada perwakilan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) di Poso, Sulawesi Tengah. � Pernyataan amir JAT ini sekaligus membantah tudingan bahwa organisasi yang dipimpinnya berada di balik insiden penembakan anggota polisi di depan Kantor Bank BCA, Palu 25 Mei lalu. � "Polisi bohong. Enggak ada JAT di Sulteng. Baru ada di Jawa, Bima, dan Lampung. Polisi memang cari-cari kesalahan," katanya sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/6/2011). � Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo ini juga mengaku tidak pernah mengenal empat orang pelaku penembakan polisi yang diindikasikan polisi sebagai anggota JAT. � "Seandainya pun benar ada JAT di Sulawesi Tengah. Itu urusan pribadi masing-masing. Saya enggak kenal empat orang itu," tegasnya. � ��� ..Polisi bohong. Engg...

Negara Islam yang menerapkan syariah Islam yang rahmatan lil ‘alamin bukanlah ancaman, justru kapitalisme-lah ancaman nyata bangsa ini.

Negara Islam yang menerapkan syariah Islam yang rahmatan lil ‘alamin bukanlah ancaman, justru kapitalisme-lah ancaman nyata bangsa ini. Isu Negara Islam kembali ramai dibicarakan. Beberapa teror bom disebut-sebut dilakukan kelompok yang mengatasnamakan NII (Negara Islam Indonesia). Meskipun belum bisa dipastikan kebenarannya, kelompok ini diduga terlibat cuci otak beberapa mahasiswa yang tiba-tiba menghilang. Termasuk menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan dana. Beberapa media pun dengan gencar mengopinikan bahaya mendirikan negara Islam yang dikatakan menjadi tujuan kelompok ini. Perjuangan mendirikan negara Islam dianggap membahayakan Indonesia dan menjadi ideologi kelompok teroris. Penting bagi kita untuk memahami, perjuangan mendirikan negara Islam sesungguhnya adalah perjuangan yang mulia. Sebab negara Islam, dalam pengertian negara yang menerapkan syariah Islam secara kaffah adalah kewajiban syar'i. Tanpa ada negara yang didasarkan kepada Islam, kewajiban m...

Manipulasi Emas Perak: Jalan Untuk Hiperinflasi

Depok, 30 Mei 2011 Manipulasi Emas Perak: Jalan Untuk Hiperinflasi Sufyan al Jawi - Numismatik Indonesia � Grafik naik turunnya harga emas perak adalah ilusi. Manipulasi besar kaum Yahudi, setelah menciptakan bank dan uang kertas, adalah menjadikan emas batangan dan mengatur harganya. � Tahukah anda bagaimana harga emas itu diteapkan? Dan kemudian orang-orang percaya dengan harga-harga tersebut. Semua pedagang dan spekulan emas - termasuk kita - menanti terbitnya harga emas terbaru sebelum memulai pasar emas perak, bahkan untuk menetapkan harga koin dinar dirham. Dan celakanya, emas perak itu seakan-akan hanya berharga sejak pukul 10.00 pagi hingga 16.00 petang, dari hari Senin sampai hari Jum'at. Setelah itu, di luar jam kerja, harga emas perak seakan-akan tiada lagi - bahkan sudah dianggap sebagai harga pasar gelap! Padahal ini adalah permainan ilusi saja. � Di tahun 2002, emas batangan dihargai $300/oz. Kini tahun 2011, semas diperdagangkan $1500/oz. Dalam 9 tahun saja harga ema...

Rochmat S Labib: HT Tidak Menggunakan Kekerasan

Rochmat S Labib: HT Tidak Menggunakan Kekerasan Pengantar: Di tengah isu aksi kekerasan berbau terorisme yang kemudian oleh sebagian kalangan dikaitkan dengan perjuangan menegakkan syariah dan Khilafah, tentu menarik untuk mengetahui lebih jauh visi-misi dan metode perjuangan Hizbut Tahrir (HT). Jelas, karena HT adalah salah satu�jika bukan satu-satunya�gerakan yang konsisten dan telah melewati waktu yang cukup panjang dalam perjuangan menegakkan syariah dan Khilafah. Bagaimana sebetulnya visi-misi HT? Bagaimana HT mengartikulasikan gagasan-gagasannya? Bagaimana pula pandangan HT tentang aksi kekerasan dalam mewujudkan tujuan menegakkan syariah dan Khilafah? Untuk menjawab beberapa pertanyaan di atas, Redaksi kembali mewawancarai Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia, Rochmat S Labib. Berikut petikannya. Metode apa yang ditempuh HT untuk mewujudkan Khilafah? Khilafah merupakan kewajiban syar�i atas seluruh kaum Muslim. Cara menegakkan Khilafah juga harus syar�i. Sebab, Islam tidak hanya me...

Siapakah Musuh Kita?

Siapakah Musuh Kita? Minggu, 22 Mei 2011 02:04 administrator Email Cetak PDF Pada kesempatan yang penuh barakah ini, kami wasiatkan kepada diri kami sendiri juga kepada segenap jama’ah kaum muslimin, agar senantiasa bertaqwa kepada Alloh Ta’ala. Marilah kita mengindahkan perintah Alloh Ta’ala dan Rasul-Nya dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauh dari segala larangan-Nya, karena semua itu merupakan urgensi dari ketaqwaan. Dengan ketaqwaan, Alloh akan memberikan keselamatan di dunia dan di akhirat; di dunia memperoleh kebahagiaan walaupun hidup sederhana, di akhirat memperoleh warisan surga. Kita memahami, fitrah manusia itu dapat mengetahui dan mengenal kebenaran, serta menjauhi dan menghindari kebathilan. Namun bukan berarti bahwa mengamalkan al haq atau menghindari kebathilan adalah sesuatu yang mudah. Ada beberapa rintangan dan hambatan yang menjadi ujian. Ada musuh yang selalu menghalangi dari jalan al haq. Dan sebaliknya ada musuh yang selalu berusaha membimbing ke arah ...

Bagaimana Menghadapi Tukang Santet

Bagaimana Menghadapi Tukang Santet Assalamu'alaikum pak ustad Saya ingin bertanya tentang masalah nujum atau yang disebut-disebut orang santet. sebenernya saya tidak percaya itu ada, namun banyak yang bilang itu sering dilakukan orang. Kebetulan ada teman saya yang kena santet (informasi dari orang pinter katanya). Yang bilang dia kena santet dengan alasan persaingan bisnis. ada tetangga nya yang tidak suka lalu mengirimkan hal yang tidak baik tersebut. Yang saya ingin tanyakan adalah: 1. apakah benar santet itu ada? 2. bagaimana cara mengatasi/ mencegah agak tidak terkena itu, dan apabila emang itu ada dan terkena itu bagaimana mengatasinya 3. kalopun itu tetangganya itu bener melakukan nya, berarti dia telah melakukan hal yang menyerang ato menzalimi dan ada hak kita untuk membalas, menurut ustad bagaimana seharus nya bersikap dalam hal ini Terima kasih banyak pak ustad. jawaban Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sejak dari awal, urusan santet ini sepenuhnya sudah ...

Apa yang Harus Dilakukan Kalau Nanti Saya Sudah Masuk Islam?

Apa yang Harus Dilakukan Kalau Nanti Saya Sudah Masuk Islam? Assalammualaikum wr wb, Ustadz status saya saat ini non muslim. Saya ada keinginan unttk memeluk agama Islam. Saya sudah baca tentang bisanya masuk Islam secara online, hanya dengan meyakini 2 hal yaitu mengingkari semua bentuk Tuhan kecuali Allah Swt dan meyakini Muhammad adalah nabi yang diutus oleh Allah. Dan dengan mengucapkan kalimat syahadat saja tanpa disaksikan oleh orang lain, kita sudah bisa memeluk Islam. Yang ingin saya tanyakan....setelah resmi menjadi muslim, apa lagi yang harus saya lakukan? Apakah saya harus belajar mengaji terlebih dahulu atau belajar cara-cara sholat? Itu yang saya bingungkan Ustadz....maka dari itu saya mohon penjelasan dr Ustadz. Terima kasih. jawaban Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Mungkin perlu diluruskan bahwa kami tidak mengatakan bisa masuk Islam secara online. Karena dua kalimat syahadat itu adalah ikrar untuk diri sendiri, bukan akad antara dua belah pihak. Bilal b...