Minggu, 08 Januari 2012

Sultan Abdul Hamid II membangun rel kereta api untuk jamaah Haji

Sultan Abdul hamid II , khalifah kaum muslim di era khilafah
Utsmaniyah , adalah orang yang membangun jalur kereta apu dari
Damaskus , suriah hingga ke Madinah al munawwarah , saudi arabia.
Pembangunan infrastruktural ini bertujuan untuk memberikan pelayanan
kepada tamu Allah ke baitullah . Memang benar , dengan adanya jalur
kereta api ini jamaah haji asal syam ( suriah , libanon ,yordania ,
palestina ) hanya membutuhkan waktu 4 - 5 jam perjalan darat , jika
sebelumnya , mereka membutuhkan waktu hingga 40 hari.


Proyek ini di mulai tahun 1900 M, lalu mulai di buka dan di gunakan
pada tahun 1908M. Pada tahun yang sama wali damaskus , yang ketika di
jabat oleh shadiq pasha , telah berhasil membangun jaringan telegrap
dari damaskus hingga madinah al munawwarah, keberhasilan ini smakin
mempertebal keyakinan umat untuk mendukung proyek jalur kereta api ,
yang di sebut sebut sebagai '' kereta api religius '' karena di
gunakan untuk memfasilitasi perjalan jamah haji dari dan ke damaskus
makkah.

Proyek ini di perkirakan menelan dana sebesar 3;5 juta lira utsmaniyah
atas sumbangan rakyat dan donasi negeri negeri islam lainya . Sultan
hamid II telahmerogoh kocek sendirinya sebesar 320 lira utsmaniyah ,
sedangkan pemuka mesir Abbas hilmi telah menyumbang material , kaum
muslim pun bahu membahu menyumbangkan hartanya .

Tahun 1900M , pembangunan di mulai dari daerah Mazirib , harun syuriah
, lalu di'ra suriah sampai ke madinah . Para jamaah haji asal syam ,
asia dan anatolia yang hendak ketanah suci pun bisa menempuh perjalan
melalu jalur ini. Dari damskus , jalur kereta api pun berpencar di
bashari selatan suriah , menuju dua jalur kearah selatan menuju
yordania , dan ke arah barat , menuju palestina . Ketika itu nablus,
hafoa dan akka merupakan stasiun pemberhentian yang sangat penting .
Dari hafia , jalur ketreta api ini menghubungkan ke mesir.

Tercatat nama nama masinisnya dalam sejarah hingga kini seperti kapten
Mahmub ali al husaini al madani , yang menjadi masinis kereta non
105.S.H ada juga kapten Ya'qub afandi. Dua duanya mengoperasikan
kereta api terakhirnya masing masing pada tahun 1336 H ,

jalur kereta api ini beroperasi selam kurang lebih 9 tahun . Ketika
terjadi perang dunia I , vitalitas dan bahayanya jalur ini di rasakan
oleh militer inggris , bahkan jalur kereta api ini sangat membantu
tentara khalifah utsmaniyah dalam menghadapi tentara inggris . Karena
itu , untuk melemahkan kontrol khilafah , inggrispun sengaja memutus
jalur kereta api ini .

Lawrence of arabia , mata mata inggris yang di susupkan dalam
mengobarkan pemberontakan arab , adalah orang yang berhasil memutus
jalur kereta tersebut pada tahun 1917M . Revolusi arab , yang di
pimpin oleh Syarif husein pun berhasil di kobarkan , ketika sarana
komunikasi dan dukungan militer tersebut putus . Inilah yang
menyebabkan wilayah Arab dari Khilafah Ustmaniyah. ( Har. Dr berbagai
sumber )

di ambil dari tabloid mediaumat edisi 69, 4 - 7 november 2011.

Tidak ada komentar: