Skip to main content

Posts

JEJAK KHILAFAH DI KERAJAAN NUSANTARA

 *JEJAK KHILAFAH DI KERAJAAN NUSANTARA* *MESKI DIKUBUR TETAP TAMPAK KEJAYAANNYA* _(Disadur dari Acara Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI di Yogyakarta)_ _*Oleh Kanjeng Senopati*_ *PERNYATAAN* Menteri Agama saat itu _Lukmanul Hakim_ dan presiden _Jokowi_ dibantah mentah-mentah oleh Ketua Umum Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra) _Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin._ Saat itu tampak Sultan Iskandar sebagai sang primadona acara kongres tersebut. Ada peristiwa langka, setelah acara kongres selesai presiden Jokowi berusaha untuk mendekati kepada _Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin_ yang tetap menampakkan _izzah_ (kewibawaannya) sebagai seorang Sultan Palembang ex. Kerajaan Sriwijaya walaupun dihadapan presiden. Di hadapan sekitar 800 peserta Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI dan perwakilan dari beberapa raja dan sultan kerajaan Nusantara di Yogyakarta. Menteri Agama menyatakan bahwa Islam Indonesia yang moderat adalah versi Islam yang diharapkan dunia katanya. Yaitu _“Islam ...

Contoh Terpeliharanya Alquran

 Ketika Buya Hamka melakukan perjalanan ke Amerika tahun 1952, beliau diundang oleh Profesor Hendon untuk melihat-lihat pameran Bible (Injil) di Universitas Yale.  Buya Hamka berkeliling sambil melihat-lihat manuskrip Bible dari abad ke abad. Bahkan ada yang berasal dari 800 tahun lalu.  Ternyata Universitas Yale telah memimpin penelitian menyalin Bible King James yang berasal dari tahun 1612 M. Penelitian ini berjalan selama 15 tahun yang panitianya terdiri dari 40 gereja. Mengapa penelitiannya memakan waktu selama itu?  Sebab perkembangan Bahasa Inggris sejak 1612 M sampai saat itu (1952 M) telah mengalami banyak perubahan. Ini membuat proses transliterasi dan penerjemahan menjadi sangat sulit.  Profesor Hendon menjelaskan kalau perdebatan antar peneliti tentang sebuah kata di Bible seringkali panas dan memakan waktu berbulan-bulan. Kalau tidak sepakat juga, mereka akan mengambil voting untuk menentukan kata tersebut.  Sambil berbincang-bincang Profesor H...

Jawab Soal Zakat Fitrah

 بسم الله الرحمن الرحيم *Jawab Soal Zakat Fitrah* _*Syaikh Atho Bin Kholil Abu Rasytah*_  Terdapat hadits-hadits shahih mengenai zakat fithrah. Kami tidak mentabanni rinciannya. Di sini saya menyebutkan kepada Anda beberapa pandangan para fuqaha yang mu’tabar dalam masalah ini. Anda sendiri bisa mengikuti (bertaqlid) kepada siapa pun yang Anda inginkan dari mereka, selama perbuatan Anda sebelumnya belum terikat dengan pandangan-pandangan (mengenai zakat fithrah) tersebut. Namun, jika perbuatan Anda sebelumnya sudah terikat dengan tata cara (pendapat) salah seorang mujtahid yang mu’tabar, maka teruskanlah apa yang Anda lakukan itu. Abu Hanifah membolehkan mengeluarkan zakat fithrah dari benda-benda yang telah disebutkan di dalam berbagai hadits. Contohnya adalah hadits dari Abi Sa’id al-Khudri yang berkata: «كنا نخرج زكاة الفطر إذا كان فينا رسول الله ( صاعاً من طعام أو صاعاً من تمر أو صاعاً من شعير أو صاعاً من زبيب أو صاعاً من أقط فلا أزال أخرجه كما كنت أخرجه ما عشت» _Kami tela...

Kritik khilmus edisi 21

 (Kritik Khilmus | Edisi 21) "TIDAK ADA CONTOHNYA ORANG BERIMAN HIDUP DI LUAR KEPEMIMPINAN NABI ATAU KHALIFAH" Oleh : Abulwafa Romli https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/tidak-ada-contohnya-orang-beriman-hidup.html?m=1 Bismillaahir Rohmaanir Rohiim Sudah puluhan kali saya mendengar pernyataan dan membaca tulisan dari Khalifah palsu dan warga Khilmus ; "Tidak ada contohnya orang / orang-orang beriman hidup diluar kepemimpinan Nabi atau khalifah". Kali ini diwakili oleh Abu Jiddan : ======mulai===== Abu Jiddan : Tidak ada contohnya orang beriman hidup diluar kepemimpinan Nabi atau kholifah =====selesai===== JAWABAN SAYA : Apa mereka tidak ngerti fase mulkan jabriyyah (fase tidak ada khilafah)  atau fase tidak ada jamaatul muslimin dan tidak pula ada imamnya, dimana keduanya terdapat di dua hadits yang diriwayatkan dari Hudzaifah. Di fase itu orang-orang beriman dalam bernegaranya tidak dipimpin oleh khalifah, tapi oleh raja dan presiden.  Rata-rata warga khilmus...

MENEGUHKAN SYAIKH TAQIYYUDDIN ANNABHANI SEBAGAI MUJTAJID MUTLAK

 MENEGUHKAN SYAIKH TAQIYYUDDIN ANNABHANI SEBAGAI MUJTAJID MUTLAK (Edisi 03) Oleh : Abulwafa Romli https://abulwafaromli.blogspot.com/2021/11/meneguhkan-syaikh-taqiyyuddin-annabhani_52.html?m=1 Kelima: Daftar kitab-karyakitab karya Syaikh Taqiyyuddin an-Nabhani. Di bawah adalah karya-karya ilmiah Syaikh Taqiyyuddin an-Nabhani yang sangat cemerlang:   1. Nizham al-Islam (sistem Islam) 2. Al-Takattul al-Hizbi (pembentukan partai politik) 3. Mafahimu Hizb al-Tahrir (konsepsi Hizbut Tahrir) 4. Al-Nizham al-Iqtishad fi al-Islam (sistem ekonomi Islam) 5. Al-Nizham al-Ijtima’iy fi al-Islam (sistem pergaulan Islam) 6. Nizham al-Hukmi fi al-Islam (sistem pemerintahan Islam) 7. Al-Dustur (undang-undang dasar) 8. Muqaddimah al-Dustur (pengantar undang-undang dasar)  9. Al-Daulah al-Islamiyyah (negara Islam) 10. Al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, tsalatsata ajza’in (kepribadian Islam, tiga juz) 11. Mafahim Siyasiyyah li Hizb al-Tahrir (konsepsi politik Hizbut Tahrir) 12. Nazharat siyasiyy...

Bukti Alquran bukan karangan Muhammad SAW

 JIKA ORANG NON MUSLIM BERTANYA, KEPADAMU : *"APA BUKTINYA BAHWA "AL-QUR'AN" ITU MEMANG DARI ALLAH SWT. PENCIPTA JAGAD RAYA INI DAN BUKAN SEKEDAR KARANGAN MUHAMMAD SAW..."* Maka, dengan tersenyum Ramah Jawablah...!!! Insya ALLAH, saya akan Jawab, secara Ilmiah... Semoga Anda pun memikirkan Jawaban saya ini, dengan Pikiran yang Jernih tanpa dipengaruhi Subyektivitas dan Fanatisme Kelompok... *Bukti Pertama :* Dari Analisa Sejarawan, terbukti bahwa memang Muhammad SAW. Ummi : Buta-Huruf dan tidak pernah Sekolah, karena memang pada Masa itu Belum ada Sekolah... Masyarakat Arab belum mengenal ILMU, seperti : Ilmu Politik, Ekonomi, Matematika, Sosiologi, Kenegaraan, Ilmu Etika dll. Mungkinkah Orang yang Buta-Huruf dan Tidak Mengenal ILMU, bisa bicara : Masalah Hukum, Tata-Negara, Sistem Ekonomi, Etika dll. yang semua Pembicaraan tsb. ada didalam *"AL-QUR'AN"* ? Tentu saja Jawabannya : "Tidak-Mungkin..." Artinya, bahwa : *"AL-QUR'AN...

Kritik hizbut tahrir terhadap sistem khilafah

 Kritik hizbut tahrir terhadap sistem khilafah Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani adalah seorang ulama dan pemikir yang revolusioner. Pemikirannya telah mengkritik berbagai pemikiran yang selama ini banyak dianut orang sebagai akibat dari sistem kapitalis yang selama ini ditancapkan di seluruh dunia. Mulai dari pemikiran tentang persoalan politik, ekonomi, sosial, fikih, bahkan pemikiran secara umum. Tidak cukup di situ, setelah melakukan kritik yang tajam, Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani memberikan pandangan atau pendapatnya dengan argumentasi yang kokoh. Hal itu bisa dilihat dari berbagai karya atau buku-buku yang dihasilkannya. Namun, agaknya Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani memang kurang begitu dikenal dari buku-bukunya (pemikiran-pemikirannya) kecuali setelah mengenalnya sebagai sosok aktivis pergerakan perjuangan Islam. Beliau adalah pendiri atau muasis kelompok Islam Hizbut Tahrir yang sangat getol menyuarakan khilafah. Seperti kebiasaan orang atau kelompok yang memperjuangkan sesuatu, t...