Skip to main content

Posts

Mengapa Mereka Selalu Berteriak Menuduh Umat Islam Tidak Toleran?

Senin, 14 Jul 2014 Mengapa Mereka Selalu Berteriak Menuduh Umat Islam Tidak Toleran? GAZA CITY (voa-islam.com) - Di mana mereka yang selalu menuduh Muslim tidak toleran, fanatik, menebar kebencian, permusuhan, dan perang? Di mana mereka yang selalu menuduh Muslim, sebagai pengobar perang, pencipta huru-hara, melakukan kejahatan, bahkan dalang dari segala kejahatan? Corong-corong media massa milik jaringan Yahudi, Nasrani, kaum liberal, dan sekuler, terus-menerus memutar-balikan fakta-fakta dengan cara-cara yang sangat keji, biadab, dan kotor. Justru golongan Yahudi, Nasrani, sekuler, liberal, dan nasionalis,  yang terus-menerus menumpahkan darah. Berlaku keji, kejam, biadab, dan tidak berperikemanusiaan. Di Republik Afrika Tengah, Muslim dibunuhi seperti binatang oleh milisi Kristen, dan ratusan yang tewas. Rumah mereka dibakar. Masjid mereka dihancurkan rata dengan tanah. Mereka dikejar-kejar seperti binatang, dan dibunuhi dengan senjata, seperti membunuh binatang. Tida...

Saatnya boikot pemikiran

Saatnya Boikot Pemikiran !!! 1. Israel itu Amerika kecil | Nah Amerika itu Israel Besar 2. Untuk menghancurkan Israel | ada orang yang berpikir gimana kalau boikot produk Israel, agar Ekonominya hancur 3. Maka maraklah berbagai gerakan ‪#‎BoikotIsrael‬ | dari perkara bedak membedak bayi hingga perkara produk handphone 4. Mereka lupa ya, FB, WA bahkan Laptop yg digunakan juga ada campur tangan produk israel | Terus ntar loe gimana masbro? 5. Tau ngga ya... | Meskipun produknya diboikot, Israel masih dapat dana dari Amrik dan yahudi dunia 6. Terus? Gerakan nyatanya seperti apa? Nah kalau mau gerakan nyata, kirimkan tentara kita berjihad di sana | biar nggak mati diranjang saja 7. Beramal dengan harta juga it's no problem | Itu perlu kita lakukan sbg bentuk perasaan kita sesama muslim 8. Lantas apa lagi? Sebenarnya yang paling penting itu kita boikot pemikiran dan ideologi Israel cs 9. Macam mana? ‪#‎Kapitalisme‬ ‪#‎Sekulerisme‬ ‪#‎Demokrasi‬ hingga Nasional state yang m...

Sholusi untuk palestin , kirim tentara untuk berjihad dan tegakan khilafah

Lesehan Syariah Jubir HTI Membahas Tragedi Gaza di Acara Debat Live TV One (Video) Ust. Ismail Yusanto (Jubir HTI) dalam acara Debat Live TV One yang ditayangkan pada Senin, 14 Juli 2014 pukul 19.00 -20.00 di stasiun televisi TV One menyatakan bahwa masalah konflik Israel – Palestina adalah masalah wujud dari negara Israel yang berdiri di tanah Palestina. Padahal Palestina adalah tanah wakaf milik kaum muslimin. Tanah ini tidak boleh lepas walau hanya sejengkal. Mengutip pernyataan tokoh pejuang Palestina, Syaikh Ahmad Yasin, sikap terhadap masalah ini ada dua kemungkinan. Pertama, menyerah kalah. Atau kedua, yaitu berjuang mengusir Israel. Solusi dari masalah ini adalah dengan melakukan jihad dan menegakkan khilafah. Pengiriman bantuan militer sangat tepat karena Israel sudah terbukti berkali-kali tidak mempan dengan kutukan dan jalur diplomasi. Bahkan resolusi PBB yang merupakan puncaknya diplomasi pun diabaikan oleh Israel. Oleh karena itu, umat Islam harus menyelesaikannya ...

Ansipasi skenario caos kubu merah

JAKARTA (voa-islam.com) - Dalam acara Diskusi Voa-Islam.com Bersama Media " Mengantisipasi Skenario Chaos 'Kubu Merah' bersama narasumber Munarman SH dan Faizal Assegaf. Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyebutkan 'Kubu Merah' banyak menerapkan cara-cara Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam mencapai tujuannya. Dalam gegap gempita umat Islam pada kasus gaza justru ada yang terlupakan, yakni kasus penistaan kalimat Tauhid "Laa Ilaha Ilallah" oleh The Jakarta Post. Ia melontarkan pernyataan, "Sebenarnya kasus The Jakarta Post itu cuma pancingan, agar umat Islam terprovokasi menjelang Pemilu Presiden (9 Juli 2014) kemarin" ungkapnya. Contoh lain, Front Pembela Islam (FPI) menemukan spanduk-spanduk palsu yang seolah-olah dibuat FPI untuk memperkeruh suasana menjelang dan pasca pilpres. Dari penyisiran di lima wilayah DKI, FPI menemukan dan mencopot sekitar 600 false flag yang bisa menyudutkan FPI dan umat Islam umumnya. "...

Klaim nasionalis faktanya kapitalis

Partai Nasionalis : Klaim Nasionalis, Faktanya Kapitalis  Karena Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dianggap sebagai partai nasionalis, maka ketika menang pemilu, menang  pula nasionalisme. Padahal kenyataannya tidaklah sesederhana itu. Bila nasionalisme diartikan sebagai kesediaan untuk bekerja semata demi bangsa dan negara, apakah PDIP, memang benar-benar bekerja untuk bangsa dan negara? Menurut Muhammad Ismail Yusanto, rekam jejak (track record) ketika berkuasa merupakan jawabannya. Kepada wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo, Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia menyampaikan catatannya terkait rekam jejak Ketua Umum PDI P Megawati Soekarnoputri ketika menjadi presiden. Berikut petikannya. Bagaimana rekam jejak saat putri Bung Karno itu berkuasa? Dalam masa kepresidenanya  yang tidak terlalu panjang, sekitar 3 tahun, dari tahun 2001 – 2004, Megawati ternyata tidak sedikit mengambil kebijakan yang kerap dituding sangat tidak nasionalis. Ant...

Campakan demokerasi dan sistem ekonomi liberal tegakan khilafah

#IndonesiaMilikAllah Campakkan Demokrasi dan Sistem Ekonomi Liberal, Tegakkan Khilafah  Sejak Indonesia diproklamasikan, demokrasi adalah sistem politik yang dipilih. Berbagai bentuk demokrasi telah diterapkan; mulai dari demokrasi liberal, demokrasi terpimpin, demokrasi Pancasila hingga kembali lagi ke demokrasi liberal. Di bidang ekonomi, negeri ini memang sempat terpengaruh sosialisme pada masa Orde Lama. Namun kemudian, kapitalisme-liberalisme adalah sistem ekonomi yang diberlakukan. Penerapan sistem ekonomi tersebut semakin menjadi-jadi pasca Reformasi. Ini ditandai dengan doktrin-doktrin ekonomi liberal yang dijalankan seperti pembatasan peran negara sebatas regulator, pasar bebas, pencabutan subsidi dan privatisasi. Pertanyaan penting penting tentu patut diajukan: Apakah setelah menerapkan demokrasi selama puluhan tahun, Indonesia menjadi lebih baik? Apakah setelah menjalankan sistem ekonomi liberal sekian lama, Indonesia menjadi lebih sejahtera? Sudah tampak jelas...

Hukum demonstrasi dan hadist keluarnya kaum muslim falm dua shoft

Soal Jawab: Hukum Demonstrasi dan Hadits Keluarnya Kaum Muslim dalam Dua Shaf بسم الله الرحمن الرحيم Silsilah Jawaban asy-Syaikh al-‘Alim Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah Amir Hizbut Tahrir Atas Pertanyaan di Akun Facebook Beliau “Fiqhiyah” Demonstrasi dan Long March dan Hadits Keluarnya Kaum Muslim dalam Dua Shaf Pertanyan: Kepada Moadh Seif Elmi Syaikhuna al-fadhil, assalamu ‘alaikum… Apakah hadits keluarnya kaum Muslim dalam dua barisan dimana pada kepala masing-masing barisan adalah Umar dan Hamzah adalah hadits dha’if, terima kasih? Kepada Andalusi Maqdisi Andalus Assalamu ‘alaikum, syaikhuna al-fadhil. Dalam jawab soal Anda tentang demonstrasi, Anda berdalil dengan hadits “Abu Nu’aim Ahmad bin Abdullah bin Ahmad bin Ishaq bin Musa bin Mahran al-Ashbahani (w. 430 H) dalam kitabnya Hilyatu al-Awliyâ’ wa Thabaqât al-Ashfiyâ’ dari Ibn Abbas, ia berkata: aku bertanya kepada Umar ra.: لِأَيِّ شَيْءٍ سُمِّيتَ الْفَارُوقَ؟ قَالَ: أَسْلَمَ حَمْزَةُ قَبْلِي بِثَلَاثَةِ أَيَّ...