Penistaan Atas Nama Kebebasan Andri Saputra Humas Hizbut Tahrir Indonesia Kotawaringin Barat. Barat kembali menebar bara di dunia Islam. Pemicunya berawal dari beredarnya film kontroversial yang berjudul Innocence of Muslims. Dalam film karya Sam Bacile tersebut, Rasulullah Muhammad SAW digambarkan sebagai seorang lelaki hidung belang, penipu dan kerap melakukan pelecehan seksual terhadap anak anak. Sontak, film ini mengundang kemarahan kaum muslimin di seluruh dunia dan memicu gelombang protes hingga pembunuhan terhadap Dubes AS untuk Libya Chris Stevens dan tiga warga AS lainnya di Benghazi, Libya pada Selasa (11/9). Pemerintah Amerika Serikat berdalih tidak kuasa untuk menghentikan pembuatan dan penyebaran film tersebut karena merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin oleh undang undang. "Sekarang, saya perlu tekankan bahwa di dunia saat ini dengan teknologi terkini, hal itu mustahil. Bahkan kalaupun mungkin, negara kami punya tradisi panjang ke...
Artikel ini terkumpulkan dari milis islam mediaumat@yahoogroups.com ( http://asia.groups.yahoo.com/group/mediaumat/message/), bersumber dari website website islami eramuslim , voa-islam ,mediaumat, syabab.com , dan akun akun facebook yg ideologis atau dari penulis yang Adil dalam mendiskripsikan permasalahan masa kini dan lain sbagainya.