Skip to main content

Seruan sejarah

*SERUAN SEJARAH*

Salah seorang pemikir Islam terkenal di abad ini Dr. Muhammad 'Amaroh berkata :  " Di salah satu majlis, seorang sekuler di antara yang diundang menengok kepada saya dengan nada mengejek berkata : Nampaknya saya memahami dari tulisan-tulisan anda bahwa anda ingin menerapkan hukum syare'at Islam dan mengajak kita kembali ke belakang ( kemunduran ) ? Maka saya manjawab sambil bertanya : Apakah yg anda maksud dengan kembali ke belakang itu sekitar 100 tahun yang silam ketika Sultan Abdul Hamid 2 memerintah separuh dari permukaan bumi ? atau ketika raja-raja Eropa memerintah bangsa mereka di bawah perintah Kesultanan Turki Utsmani ?

Atau maksud anda ke belakang itu sebagian besar pemerintahan Mamalik yang menyelamatkan dunia dari pasukan Mongolia dan Tartar ? Atau sebagian besar pemerintahan di zaman Bani Abasiyah yang menguasai separuh bumi atau pemerintahan Bani Umayyah ? atau yang sebelumnya yaitu pemerintahan Umar bin Al Khottob yang menguasai sebagian besar bumi ? atau yang anda maksud pada zaman Harun Al Rasyid yang mengirim surat ke raja Romawi Naqfur yang berbunyi : Dari Harun Al Rasyid Amirul Mukminin kepada Naqfur anjing Romawi..? atau zaman Abdurrahman Al Dakhil yang mengirim pasukannya bergerak menuju Italia dan Perancis ?

👆Ini politik atau maksud anda murni ilmiyah....?👇

Ketika ilmuan-ilmuan muslim seperti Ibnu Sina, Al Farobi, Ibnu Jabir, Al Khowarizmi, Ibnu Rusydi, Ibnu Kholdoun dan lain-lain dimana dunia Arab dan Eropa  mengakui dari merekalah mengetahui ilmu kedokteran, arsitektur, astronomi dan sastra arab ?

Atau yang anda maksud menjaga kehormatan ... tatkala seorang Yahudi kafir melecehkan seorang wanita muslimah dengan mempermainkan jubahnya lalu berteriak : toloooong , maka Kholifah Al Mu'tashim mengirim pasukan dan mengusir Yahudi itu dari wilayah negri , sementara hari ini para wanita muslimah terampas kehornatan mereka tapi para penguasa merasa bahagia ?!

Atau yang anda maksud  ketika ummat Islam mendirikan Universitas Pertama yang   sangat dikenal oleh bangsa Eropa dan Spanyol ? Dan di waktu itu pula jubah arab menjadi seragam wisuda di setiap universitas di seluruh dunia, dan sampai hari ini, topi wisuda bersinar karena Al-Quran diletakkan di atasnya pada upacara wisuda !

Atau yang anda maksud , ketika Kairo menjadi kota terindah di dunia ? Atau ketika Dinar Irak bernilai 483 Dolar ? Atau  ketika para pelarian dari Eropa yang dilanda kemiskinan berbondong-bondong menuju ke Iskandariyah ? Atau ketika Amerika meminta kepada Mesir agar menyelamatkan Eropa dari kelaparan ?

Saya menunggu anda untuk menjelaskan  kepada saya maksud anda dan beritahu saya apa yang anda inginkan dari mundur ke belakang itu ?

Sungguh merupakan jawaban jitu/mematahkan terhadap orang yang berusaha meragukan keagungan Sejarah Kemajuan Islam !

Dinukil dari Dr. Mahmud Al Warroq
Ucapan terima kasih buat Ustadzah Hamidah Al Dardury

Alih Bahasa : Maksudi Nawawi, Lc

Comments

Popular posts from this blog

𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍

 𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi ℎ𝑒𝑎𝑑𝑙𝑖𝑛𝑒 di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

MAKSUD "WAJIBUL WUJUD

 MAKSUD "WAJIBUL WUJUD" Asy Syaikh Al Mujahid Taqiyuddin An Nabhani rahimahuLLaah menyatakan dalam kitabnya, Nizhamul Islam: وحين ننظر إلى المحدود نجده ليسَ أَزَلِياً وإلا لما كان محدوداً فلا بدَّ مِنْ أن يكون المحدود مخلوقاً لغيره، وهذا الغير هو خالق الإنسان والحياة والكون، وهو إِمَّا أَنْ يكون مخلوقاً لغيره، أو خالقاً لنفسه، أو أزلياً واجب الوجود. أما أنَّه مخلوق لغيره فباطل، لأنَّهُ يكون محدوداً، وأما أنَّه خالق لنفسه فباطل أيضاً، لأنه يكون مخلوقاً لنفسه وخالقاً لنفسه في آن واحد، وهذا باطل أيضاً، فلا بُدَّ أنْ يكونَ الخالق أزلياً واجب الوجود وهو الله تعالى. Artinya: "Dan ketika kita memperhatikan sesuatu yang terbatas, kita mendapati bahwa ia bukanlah azali (tidak tanpa awal), sebab kalau ia azali tentu ia tidak terbatas. Maka pastilah yang terbatas itu merupakan makhluk yang diciptakan oleh selainnya. Dan yang lain itu adalah Pencipta manusia, kehidupan, dan alam semesta. Ia (Pencipta) itu, kemungkinan: diciptakan oleh selainnya, atau menciptakan dirinya sendiri, ata...

Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi

 Perbedaan Masiroh dan Demonstrasi (Muzhaharah) Aktivitas masirah sering digelar oleh beberapa komponen umat Islam dalam menjalankan fungsi mengoreksi penguasa. Sebagian pihak menyamakan masirah ini dengan demonstrasi, dimana demonstrasi ini merupakan salah satu cara Yahudi menurut mereka. Sebenarnya, seperti apakah perbedaan masiroh itu dengen demonstrasi. Berikut ini penjelasan singkatnya. Soal: 1. Mohon dijelaskan perbedaan antara aktivitas demonstrasi dengan masiroh, karena sangat gamblang terlihat bahwa tidak ada perbedaan antara kedua aktivitas. Mohon pencerahannya. 2. Pada suatu artikel saya membaca kritikan terhadap aktivitas masiroh yang melibatkan wanita. Sebenarnya bagaimana mendudukan masalah ini, atau apa batasan-batasan bagi kaum akhwat dalam hal ini. Jawab: Pada dasarnya, uslub (cara) untuk mendakwahkan gagasan-gagasan Islam, atau menyampaikan kritik (koreksi) bisa dilakukan dengan cara apapun, selama uslub tersebut tidak bertentangan dengan syariat, dan masih dalam ...