Skip to main content

PANCASILA DAN NKRI HARGA MATI

 *PANCASILA DAN NKRI HARGA MATI ?*


Oleh : Nasrudin Joha


Salah satu argumentasi para penolak syariat, penolak hukum Allah SWT, adalah tuduhan bahwa syariat Islam akan memecah belah, syariat akan merusak, syariat akan menghapus bangsa ini. Mereka, kemudian berdalih bahwa Pancasila dan NKRI harga mati.


Padahal, saat ini negara berbentuk NKRI, Pancasila sedang dan terus diterapkan, namun faktanya Timor Timur lepas, Sipadan dan Ligitan juga diambil Malaysia. Berarti, Pancasila dan NKRI juga tak menjamin negeri ini tidak terpecah belah, dikerat-kerat musuh.


Saat ini kondisi negeri juga rusak parah, zina merebak, korupsi makin menjadi, perpecahan ditengah masyarakat, ekonomi ambruk, hukum acak kadul. Padahal syariat Islam tidak diterapkan, Pancasila yang di banggakan. Berarti, bukan syariat Islam yang merusak bangsa ini.


Pancasila dan NKRI harga mati juga hanya slogan kosong. Jika yang dimaksud 'harga mati' itu sesuatu yang tidak bisa ditawar, tidak bisa dirubah, faktanya Pancasila dan NKRI bisa ditawar dan berubah. Pancasila bisa diperas menjadi Trisila bahkan hingga Ekasila, dengan substansi ajaran gotong royong. Sementara, negara kesatuan juga pernah berubah menjadi negara serikat saat negeri ini mengubah konstitusi menjadi RIS (Republik Indonesia Serikat).


Lalu dimana letak Pancasila dan NKRI harga mati ? Apakah maksudnya itu Islam tidak boleh mengatur negeri ini ? Hukum Allah SWT haram diterapkan di negeri ini ?


Apakah maksudnya korupsi tidak boleh diberantas ? Zina harga mati dan tak boleh diberantas ? Riba harga mati, tak boleh negara dikelola tanpa riba ? Penjajahan asing dan aseng melalui penguasaan SDA tidak boleh diusir ?


Umat Islam dan hanya umat Islam yang berjuang ingin memperbaiki negeri ini, dengan Islam. Umat Islam, ingin menyelamatkan negeri ini dengan Islam. Kenapa dihalangi ? Kenapa dituding anti Pancasila dan anti NKRI ?


Kalau sosialisme dan kapitalisme boleh mengatur negeri ini, kenapa Islam tidak boleh ? Bukankah, negeri ini mayoritas muslim ? 


Jika umat Islam yakin hanya hukum Allah SWT yang terbaik, berusaha menerapkan secara damai, kenapa dihalangi ? Komunisme yang pernah dipaksakan dengan kekerasan di negeri ini, nyatanya tidak dikekang sebagaimana Islam dipenjara syariatnya di negeri ini.


Bendera tauhid, ajaran Islam khilafah, dipersoalkan dengan dalih Pancasila harga mati, NKRI harga mati. Sementara, simbol palu arit, kemaksiatan, perzinahan, korupsi, penjajahan, tidak pernah dituding anti NKRI, tidak dituding anti Pancasila. 


Sudahlah, kami umat Islam paham ada apa dibalik slogan kosong Pancasila dan NKRI harga mati. Slogan ini, ingin menghalangi syariat Islam mengatur negeri ini. Slogan ini, dijadikan tameng agar sekulerisme, kapitalisme dan demokrasi tetap menjajah negeri ini.


Slogan ini sengaja dipasang barat penjajah, menggunakan anteknya untuk menghalangi kebangkitan Islam. Insyaallah, umat ini sadar dan paham, tidak akan mau diadu domba barat penjajah, baik Amerika maupun China. 


Era Kebangkitan Islam, insyaAllah akan dimulai dari negeri ini. [].

Comments

Popular posts from this blog

Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi)

 Tulisan bantahan Syaikh Utsman Bakhasy (Hizbut Tahrir) atas tulisan tanggapan pengasuh situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid (Ulama Salafi) -------------- *Pemberontakan Muhammad bin Abdul Wahab dan Keluarga Saud Terhadap Negara Khilafah Utsmani* Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan sebenar-benarnya pujian atas kebaikan dan berkah-Nya, yang tak terhingga jumlahnya, memenuhi langit dan bumi, serta semua yang ada. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasul yang diutus dengan membawa rahmat untuk seluruh alam, yaitu Muhammad bin Abdillah, keluarganya, para sahabatnya, serta siapa saja yang senantiasa setia dan mengikutinya denga cara yang baik hingga hari kiamat. Waba’du. Dalam situs “Al Islam Sual wa Jawab” (islamqa.info), yang diasuh oleh Syaikh Muhammad Shalih al-Munajid terdapat sebuah pertanyaan: “Apakah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab memberontak terhadap Khilafah Utsmaniyah, dan menjadi pen...

π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π

 π“π€π“πŠπ€π‹π€ πƒπ€π‹πˆπ‡-πƒπ€π‹πˆπ‡ ππ„πŒπ„π‘πˆππ“π€π‡ π”ππ“π”πŠ πŒπ„πŒππ”ππ€π‘πŠπ€π π‡π“πˆ π“π„π‘ππ€π“π€π‡πŠπ€π https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi β„Žπ‘’π‘Žπ‘‘π‘™π‘–π‘›π‘’ di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...