Skip to main content

Islam, Katastrofi: Angka Kematian Manusia di Tangan Komunis*

 *Islam, Katastrofi: Angka Kematian Manusia di Tangan Komunis*


Rabu , 17 Jun 2020

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: DR. Masri Sitanggang



Sepanjang sejarah manusia, tragedi kemanusiaan yang paling dahsyat dan tiada bandingannya,  adalah yang dilakukan oleh komunis. Taufiq Ismail ( Katastrofi Mendunia, 2004) memaparkan angka pembantaian manusia di dunia oleh komunis dalam selang waktu 74 tahun 


Dikatakan,  Lenin membantai 500 ribu rakyat Rusia sepanjang 1917-1923. Stalin membantai 46 juta rakyat Rusia, termasuk di dalamnya 6 juta petani “kulak” sepanjang 1925-1953.  *Mao Tsetung menjagal 50 juta penduduk RRC dalam kurun 1947-1976*. Pol Pot membunuh 2,5 juta rakyat Kamboja. Najibullah mencabut nyawa 1,5 juta rakyat Afghanistan sepanjang 1978-1987. Rezim Komunis yang dibantu Rusia Sovyet menjagal 1 juta rakyat di berbagai Negara Eropa Timur, 150 ribu di Amerika Latin dan 1,7 juta rakyat di berbagai Negara Afrika. 


Taufiq Ismail mengambil angka rerata dari tiga orang peneliti, yakni 100 juta jiwa dalam 74 tahun di 76 negara. Entahlah, apakah korban akibat kekejaman PKI di Indonesia sudah dimasukkan ke dalamnya. Yang pasti tidak ada disebut dalam Katastrofi Mendunia. 


Dahsyat. Seratus juta jiwa melayang selama 74 tahun. Itu artinya 1,35 juta jiwa dalam setahun, atau 3.702 jiwa per hari. Berarti, dalam satu jam ada 154 jiwa atau tiap menitnya ada 2,5 orang mati di tangan komunis.


*Komunis itu sadis dan kejam. Nafsu berkuasa mereka sangat luar biasa. Mereka menghalalkan segala cara, mengikuti Machiavelli. Sekali berkuasa, tulis Franz Magnis Suseno* dalam bukunya Pemikiran Karl Max (1999), dia tidak akan pernah melepaskannya secara sukarela. Dia akan menyingkirkan kekuatan-kekuatan  politik lain, menghapus pemilihan umum bebas dan memasang aparat kontrol  totaliter terhadap masyarakat yang akan menindas segala perlawanan.


*Memutarbalikkan fakta dan melemparkan kesalahan kepada pihak lain serta memanfaatkan situasi apa pun untuk kepentingan kekuasaan, adalah keahlian yang dimiliki orang komunis.*



Akan sedalam apakah darah menggenangi ibu pertiwi yang tertumpah dari penduduk ber-Ketuhananan Yang Maha Esa ini jika komunis dibolehkan hidup di Indonesia ? 


Seberapa tinggi tumpukan mayat orang beragama yang dipaksa mati dengan cara kelaparan dan penyiksaan ? Ngeri membayangkannya. Karena itu, waspadalah. Bila kekejaman telah dipertontonkan, kebencian terhadap agama sudah dipertunjukkan, adu domba sesama anak bangsa serta tuduhan-tuduhan fitnah sudah dimainkan, maka itu artinya Komunis sedang bergerak bangkit. Rakyat yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa ini harus bersiap-siap.

Comments

Popular posts from this blog

Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

 Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah Penulis: Ustaz Yuana Ryan Tresna Muslimah News, SYARAH HADIS — Hadis yang mengabarkan berita gembira tentang kembalinya Khilafah sangatlah banyak. Tidak benar bahwa hadis bisyarah nabawiyyah (kabar gembira kenabian) akan datangnya Khilafah hanya didasarkan pada hadis riwayat Imam Ahmad. Masih banyak hadis lain yang secara makna sejalan dengan hadis tersebut. Misalnya hadis riwayat Muslim, Ahmad, dan Ibnu Hibban tentang khalifah di akhir zaman yang akan “menumpahkan” harta yang tidak terhitung jumlahnya; hadis tentang akan datangnya Khilafah di Baitulmaqdis (HR Abu Dawud, Ahmad, ath-Thabarani, al-Baihaqi); juga hadis tentang kekuasaan umat Nabi Muhammad yang akan melingkupi dari timur hingga barat (HR Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud). Hadis-hadis ini didukung banyak hadis lain dengan makna yang sama, seperti masuknya Islam ke setiap rumah, al-waraq al-mu’allaq, hijrah setelah hijrah, penaklukan Kota Roma, dan seterusnya. Makna hadis kembalinya Khil...

𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍

 𝐓𝐀𝐓𝐊𝐀𝐋𝐀 𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇-𝐃𝐀𝐋𝐈𝐇 𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐔𝐁𝐀𝐑𝐊𝐀𝐍 𝐇𝐓𝐈 𝐓𝐄𝐑𝐏𝐀𝐓𝐀𝐇𝐊𝐀𝐍 https://www.facebook.com/joko.prasetyo.457609/posts/pfbid02qjxJndqbLy1EpcAYSitShA3dEcmucHZZEdJwKAbXKHv264jz4oDxxhkF5KVQiEgwl . Sesaat setelah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengumumkan rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia, sontak saja HTI langsung menjadi ℎ𝑒𝑎𝑑𝑙𝑖𝑛𝑒 di berbagai media massa baik televisi, cetak, radio maupun portal berita daring dan menjadi buah bibir berbagai kalangan masyarakat baik pro maupun kontra.  . “Pemerintah perlu mengambil langkah–langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," ujar Wiranto saat jumpa pers, Senin, 8 Mei 2017 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Saat membacakan keputusan tersebut, Wiranto memaparkan tiga alasan pembubaran. .  Ketiga alasan pembubaran tersebut dinilai Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto tidak memiliki dasar sama sekali.  . “...

MAKSUD "WAJIBUL WUJUD

 MAKSUD "WAJIBUL WUJUD" Asy Syaikh Al Mujahid Taqiyuddin An Nabhani rahimahuLLaah menyatakan dalam kitabnya, Nizhamul Islam: وحين ننظر إلى المحدود نجده ليسَ أَزَلِياً وإلا لما كان محدوداً فلا بدَّ مِنْ أن يكون المحدود مخلوقاً لغيره، وهذا الغير هو خالق الإنسان والحياة والكون، وهو إِمَّا أَنْ يكون مخلوقاً لغيره، أو خالقاً لنفسه، أو أزلياً واجب الوجود. أما أنَّه مخلوق لغيره فباطل، لأنَّهُ يكون محدوداً، وأما أنَّه خالق لنفسه فباطل أيضاً، لأنه يكون مخلوقاً لنفسه وخالقاً لنفسه في آن واحد، وهذا باطل أيضاً، فلا بُدَّ أنْ يكونَ الخالق أزلياً واجب الوجود وهو الله تعالى. Artinya: "Dan ketika kita memperhatikan sesuatu yang terbatas, kita mendapati bahwa ia bukanlah azali (tidak tanpa awal), sebab kalau ia azali tentu ia tidak terbatas. Maka pastilah yang terbatas itu merupakan makhluk yang diciptakan oleh selainnya. Dan yang lain itu adalah Pencipta manusia, kehidupan, dan alam semesta. Ia (Pencipta) itu, kemungkinan: diciptakan oleh selainnya, atau menciptakan dirinya sendiri, ata...