Selasa, 20 Oktober 2015

Menjawab tuduhan HT membaiat khomeini

1. Bismillaahirrahmaanirrahiim
2. Syukron yang sudah komentar dibawah status tentang ide | Kita akan membahas tuduhan atau fitnah yang berkaitan dengan Hizbut Tahrir dan Khomeini
3. Saya kadang merasa kasihan kepada mereka yang suka menyebarkan fitnah, syubhat atau informasi yang menyudutkan Hizbut Tahrir tanpa melakukan crosscheck terlebih dahulu | Bahkan ada yang hanya menyimpulkan jawaban dari hasil membaca sebuah headline sebuah berita
4. Ntah karena rasa tidak suka yang sudah akut, ada beberapa oknum yang terus menyebarkan informasi sesat itu | Sampai-sampai seakan informasi itu benar, dengan bangga dan PD ia sebarkan tanpa merasa dosa karena telah menyebarkan fitnah | Padahal ketika ditanya informasi dapat dari mana, sumbernya tak jelas | Satu-satunya yang jelas adalah bersumber dari KATANYA | Memang ada yang mengambil dari sumber suatu web atau blog | Namun di blog atau web tersebut ternyata sama sumbernya | KATANYA
5. Pernah saya mendengarkan informasi penting terkait menyebarnya informasi-informasi atau sebut saja fitnah-fitnah yang ditujukan kepada Hizbut Tahrir | Bahwa ternyata setelah dicrosscheck sampai jauh sekali, fitnah itu bersumber dari satu ‘Titik’ | Saya tidak akan menyebut apa dan siapa titik ini | Bahkan jika ada ulama (sebut saja begitu) yang menulis atau menyebarkan fitnah terhadap Hizbut Tahrir | Dibalik ulama tersebut juga dijumpai si ‘Titik’ itu | Kita tak perlu tahu dan tak usah ditanyakan kepada saya siapa dan apa ‘Titik itu’ | Yang perlu kita tahu, cukup bahwa ‘Titik’ itu adalah musuh Islam yang tidak ingin Khilafah tegak (sebagian dari kita mungkin ada yang sudah bisa mengira)
6. Salah satu informasi yang sering disebar oleh oknum yang tak bertanggungjawab adalah isu Hizbut Tahrir membaiat Khilafah kepada Khomeini| Tulisan ini saya kutip dari globalmuslim.com | Insyaallah sumbernya terpercaya | Simak dengan hati yang tenang tanpa ada kebencian atau suudzon | Ingat, ilmu adalah cahaya dan cahaya akan masuk kedalam hati yang tidak penuh dengan dosa, maksiat atau kebencian | Begitulah yang disampaikan Imam Syafii sewaktu beliau menghafal Al-Quran kemudian suatu hari hafalannya menurun dan bertanya kepada Imam Malik (gurunya) hingga beliau mendapat jawaban yang luar biasa ini | Semoga kita termasuk dalam golongan Ulul Albab, aamiin
7. Ok, kita mulai pembasannya | Sekali lagi, ini tulisan dari admin halaman “jawaban atas seluruh syubhat yang ditujukan kepada Hizbut Tahrir” yang saya ambil dari globalmuslim.com | Tak perlu ditambah atau dikurang | Semua jelas disini
8. Bismillah | Saya lebih suka menamai “syubhat” ini dengan sebutan syubhat, karena pihak yang meluncurkan syubhat ini ingin menebarkan kerancuan di tengah manusia, dengan memberi gambaran kepada mereka bahwa Hizbut Tahrir telah pergi untuk membai’at Khomeinisebagai khalifah, yang telah mencela para shohabat ridhwanullahi ‘alaihim, melecehkan ibunda kita –’A'isyah-, tulisan-tulisannya dipenuhi dengan kekufuran, dan lain sebagainya
9. Padahal sebenarnya, kepergian Hizbut Tahrir menemui Khomeiniadalah dalam rangka melakukan sesuatu yang tidak berani dilakukan oleh kaum bersorban dan berjenggot, dengan menghadapi orang yang telah berdusta dengan melakukan pemalsuan terhadap umat, melabeli pemerintahan dan sistemnya dengan embel-embel Islam, padahal Islam berlepas diri dari semua itu.
10. Hizbut Tahrir beraktivitas untuk mendirikan Khilafah Rosyidah, dalam arti bahwa Hizb bekerja untuk mendirikan sebuah pemerintahan Islam, dan itu dilakukan sambil mencermati berbagai kejadian politik dan segala macam konspirasi yang ditujukan kepada umat Islam
11. Maka Hizbut Tahrir sangat ingin mengungkapkan berbagai rencana dan konspirasi yang ada itu kepada khalayak serta menyingkap pengkhianatan para penguasa umat Islam terhadap rakyatnya
12. Oleh sebab itu, adanya pertemuan antara Hizbut Tahrir dengan sebagian penguasa adalah untuk menyampaikan hujjah kepada mereka, menyingkap pengkhianatan mereka kepada rakyatnya dan mendemonstrasikan penolakan mereka untuk menegakkan pemerintahan atas dasar Islam
13. Hal itu seperti kunjungan utusan Hizbut Tahrir kepada Shaddam Husain dengan menggunakan bahasa yang jelas dalam mengungkap pelayanan dia (kepada penjajah –pen) dan pengkhianatan dia kepada rakyatnya | Itu terjadi setelah Israel menghancurkan reaktor nuklirnya
14. Juga seperti kunjungan delegasi Hizbut Tahrir (yang terdiri dari 14 Syabab) kepada Qadzafi, yang hanya berbuntut pada tindakan Qadzafi mengeksekusi mati para utusan tersebut, dan menggantung mereka di tiang-tiang kampus
15. Dan kedatangan Hizbut Tahrir kepada Khumaini tiada lain adalah untuk tujuan semacam itu
16. Adapun terkait dengan rincian pertemuan yang dilakukan dengan Khomeini sebagai berikut
17. ‘Sesungguhnya setelah terjadinya Revolusi Iran dan dilengserkannya Syah –agen Inggris-, pandangan Hizbut Tahrir saat itu sangat jelas, bahwasannya revolusi tersebut semata-mata merupakan revolusi yang dirancang oleh Amerika’
18. ‘Dan bahwasannya Khomeini merupakan kepanjangan-tangan Amerika yang datang untuk mengakhiri dominasi pengaruh Inggris di kawasan tersebut melalui Iran dan Irak’
19. ‘Oleh karena itu kita dapat melihat bahwa -hanya dengan terjadinya revolusi- Shaddam Husain segera menyiapkan perang atas perintah Inggris untuk menggagalkan revolusi Iran, itu karena mereka menyadari bahwa Amerika hendak menjadikan Iran sebagai pintu gerbang masuknya pengaruh Amerika di kawasan tersebut’
20. Semua ini disadari sepenuhnya oleh Hizbut Tahrir | Dan Hizbut Tahrir juga menyadari bahwa (sebagian dari) para penguasa itu tidak lain hanyalah biji catur yang dimainkan oleh Amerika dan Inggris
21. Hanya saja, kadang-kala khalayak ramai tidak menyadari hal tersebut | Bahkan secara lahiriyah mereka justru menyaksikan pemandangan yang bertentangan dengan pendapat Hizbut Tahrir
22. Mereka melihat penentangan Iran terhadap Amerika, di sisi lain –pada waktu itu- mereka juga melihat dukungan Amerika kepada Shaddam untuk melawan Iran | Mereka tidak menyadari bahwa semua ini merupakan strategi untuk menguatkan Iran di kawasan ini
23. Terlebih lagi, ada anggapan di masyarakat bahwa semua pihak yang memusuhi Amerika adalah mulia, tanpa perlu diperdebatkan lagi
24. Selain itu, revolusi Iran telah menggunakan bendera Islam, dan menggunakan nama Islam dan Negara Islam | Sementara Hizbut Tahrir melihat bahwa semua itu merupakan kebohongan dalam kebohongan | Maka wajib bagi Hizb untuk menyampaikan hujjah kepada mereka yang menyatakan secara dusta bahwa Iran telah mendirikan Negara Islam
25. Oleh karena itu, pada tahun 1979 Hizbut Tahrir mengirim utusan kepada Khomeini untuk menjelaskan kesalahannya dan jauhnya dia dari kebenaran dengan mengesampingkan penerapan Islam secara sempurna.
26. Hizb juga menyampaikan kepadanya tentang kewajiban mengangkat seorang kepala Negara yang akan bertindak sebagai kholifah bagi seluruh umat Islam, yang jauh dari nasionalisme dan patriotisme, mendesaknya untuk menetralkan seluruh pengaruh asing dari Iran, terutama Amerika, baik yang berupa politikus, pemikir, kelompok-kelompok dan bahkan kedutaan besar
27. Telah diserahkan pula catatan politik kepada Khomeini dan kepada menteri luar negeri saat itu –Ibrahim- yang di dalamnya termaktub inti dari pembicaraan ini, termasuk juga Rancangan Undang-undang Dasar Islam yang didasarkan pada Aqidah Islamiyah dan hukum-hukum syara’ yang digali dari Al Qur’an, As Sunnah, Ijma’ para shohabat dan qiyas
28. Empat bulan pasca penyerahan tersebut Pemerintah Iran tidak melakukan perubahan apapun | Bahkan berjalan mengarah pada penguatan pengaruh asing dan pemerintahan yang tidak didasarkan pada Islam
29. Tatkala pemerintah mempublikasi draf rancangan undang-undang dasar Iran dan pembentukan dewan pakar untuk mengkajinya, maka Hizbut Tahrir pun ingin mendapatkan naskah draf tersebut, kemudian mempelajari draf itu secara cermat dan teliti
30. Pada bulan Syawal 1979 Hizbut Tahrir menyerahkan catatan rinci yang berisi kritik terhadap Undang-undang Dasar Iran yang dilengkapi rincian rancangan undang-undang dasar Negara Khilafah yang didasarkan pada Aqidah Islamiyah
31. Salinan naskah catatan ini juga diserahkan kepada ketua dewan pakar yang menelaah undang-undang dasar Iran | Salinan naskah yang lain juga diserahkan kepada Majelis Revolusi Iran dan Partai Republik di Iran
32. Kemudian Hizbut tahrir mendistribusikan catatan tersebut bersama dengan kritik terhadap undang-undang Dasar Iran serta rancangan Undang-undang Dasar Negara Khilafah kepada masyarakat, dalam rangka menunjukkan secara gamblang penolakkan pemerintah Iran untuk menegakkan Negara Islam yang berdiri di atas Aqidah Islam yang shohih
33. Dengan demikian, saudara-saudara yang mulia, selamanya Hizbut Tahrir tidak akan pernah tertipu oleh penguasa-penguasa semacam itu untuk menyerahkan khilafah kepada mereka | Akan tetapi Hizbut tahrir telah menegakkan hujjah kepada mereka guna membebaskan dirinya dihadapan Allah dan guna mengahadapi penguasa-penguasa itu dengan hujjah tersebut pada hari kiamat
34. Maka hal yang demikian ini serupa dengan keadaan Nabi saw, yang menyatakan : “yaa Allah, bukankah hamba telah menyampaikan, ya Allah saksikanlah!”
35. Dari sini sudah jelas bahwa Hizbut Tahrir bukan bermaksud membaiat Khomeini sebagai Khalifah layaknya fitnah yang ditulis dan disebarkan oleh orang yang tidak bertanggunjawab dan tidak menyukai Hizb sehingga menyebarkan informasi hanya berdasarkan | KATANYA
36. Hizbut Tahrir yang hendak mendirikan Negara Rasulullah saw dan menegakkan hukum-hukum Allah SWT tidaklah abai terhadap ushulud diin dan aqidahnya
37. Bagaimana bisa dikatakan abai, sedangkan hizb tidaklah mengadopsi suatu pemikiran pun kecuali jika ia terpancar dari Aqidah Islam yang lurus? | Dan tidak akan menyerah sampai tegaknya hukum syara’ yang digali dari Al-Qur’an, As-Sunnah, ijma’ para shohabat dan qiyas syar’iy
38. Sudara-sudara yang mulia bisa merujuk para buku Naqdhud Dusturil Ironiy (kritik terhadap Undang-undang Dasar Iran) dan buku dari Hizbut Tahrir Wilayah Lebanon yang disampaikan kepada Duta Besar Republik Islam Iran oleh para mas’ul Hizbut Tahrir di Lebanon melalui link yang dilampirkan dalam tulisan ini
39. Secara garis besar, tuntutan Hizbut Tahrir kepada Khumaini dan pemerintahan Iran bisa diringkas sebagai berikut
40. Pertama | Hendaknya undang-undang dasar dan seluruh undang-undang di Iran adalah Islami, diambil dari Kitabullah dan Sunnah RasulNya
41. Kedua | Hendaknya Iran memutuskan seluruh hubungan dengan seluruh Negara kafir
42. Ketiga | Hendaklah membatalkan seluruh perjanjian dan kesepakatan antar Negara yang bertentangan dengan Islam
43. Keempat | Melarang seluruh aktivitas dan pemikiran politik yang tidak dibangun berdasarkan Islam dan hukum-hukumnya
44. Kelima | MembersihkanIrandari lingkaran politik yang tidak berasaskan Islam
45. Keenam | Keluar dari Perserikatan Bangsa-bangsa dengan alasan bahwa ia merupakan organisasi penjajahan yang memusuhi umat Islam
46. Ketujuh | Menghilangkan seluruh penampakan sistem ekonomi kapitalis sesegera mungkin seraya menerapkan sistem ekonomi Islam yang digali dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw
47. Kedelapan | Membatalkan undang-undang sipil yang diambil dari perundang-undangan barat, yang didalamnya menyatakan bahwa undang-undang dasar menjamin kebebasan
48. Kesembilan | Serta perkara-perkara lain yang terdapat di dalam referensi yang telah disebutkan
49. Rujukan | Kritik Hizbut tahrir terhadap UUD Iran | http://www.mediafire.com/?k43e6m61r8wnmum
50. Buku Hizbut tahrir wilayah Lebanon untuk duta besar Iran | http://www.hizb-ut-tahrir.org/…/ar…/lb20110820-book-iran.pdf
51. Sudah jelas semua dibahas disini dan fitnah-fitnah keji itu memang merupakan ungkapan atas dasar rasa tidak suka terhadap Hizbut Tahrir karena mereka mencari informasi Hizbut Tahrir bukannya langsung dari Hizbut Tahrir melainkan berdasarkan | KATANYA
52. Semoga Allah memenangkan yang Haq dan menghancurkan yang Bathil | aamiin...
.
.
.
.
.
.
SHARE artikel ini untuk menutup fitnah yang sudah tersebar luar | Agar banyak kaum Muslim yang tersadar dan tidak mengandalkan informasi dari KATANYA | Dan ini bagian dari dakwah
.
.
.

Tidak ada komentar: