Senin, 02 Desember 2013

Berikut ini adalah kata-kata yang diungkapkan dengan penuh keberanian

Berikut ini adalah kata-kata yang diungkapkan dengan penuh keberanian. Dicuplik dari berbagai sumber.

Ketika Rasulullah dibujuk oleh pamannya (Abu Thalib) untuk mau mengikuti keinginan orang-orang Quraisy dan diberikan harta dan kuasa, maka dengan tegas Rasulullah pun berkata,

"Wahai pamanku, demi Allah, walau pun mereka menaruh matahari di sebelah kanan ku dan bulan di sebelah kiriku supaya aku meninggalkan urusan agama ini, niscaya sekali-kali aku tidak akan meninggalkannya, sampai Allah memenangkan agamanya atau aku binasa karenanya."

Ketika terjadi Perang Mu'tah yang jumlah kaum muslimin 3.000 orang menghadapi pasukan Romawi yang berjumlah 200.000, Abdullah bin Rawahah memberikan semangat tempur bagi kaum muslimin,

"Wahai kaum muslimin, sesungguhnya yang paling kami sukai pada saat kalian keluar (untuk berjihad) adalah kalian mencari syahid. Kita tidak memerangi manusia dengan jumlah personel, juga tidak memerangi mereka dengan kekuatan dan banyaknya pasukan yang kita miliki. Kita tidak memerangi mereka melainkan dengan agama yang dengannya Allah telah memuliakan kita. Karena itu, berangkatlah. Sesungguhnya hasil dari perang ini hanyalah satu di antara dua kebaikan: menang atau mati syahid."

Suatu ketika seorang murid dari Imam Izzuddin bin Abdus Salam bertanya kepada gurunya ketika gurunya sedang menasehati penguasa, "Apakah Anda tidak takut kepadanya?" Sang imam menjawab,

"Demi Allah, sungguh! Ketika aku sudah menghadirkan kebesaran Allah dalam diriku, maka di hadapanku, penguasa itu tidak lebih dari seekor kucing."

Demikian pula, ketika Syaikh Taqiyuddin An Nabhani dipanggil Raja Abdullah (Raja Yordania), dan beliau ditanya, "Apakah Anda akan menolong dan melindungi orang yang kami tolong dan lindungi, dan apakah Anda juga akan memusuhi orang kami musuhi, ya syaikh?" Maka Syaikh Taqiyuddin An Nabhani pun berkata kepada dirinya sendiri, "Jika aku lemah menyampaikan kebenaran hari ini, lalu apa yang akan aku ucapkan kepada orang2 sesudahku nanti?" Lalu beliau pun berdiri dan berkata kepada Raja Abdullah,

"Aku telah berjanji kepada Allah, bahwa aku akan menolong dan melindungi agama Allah dan akan memusuhi orang-orang yang memusuhi agama Allah. Dan aku sangat membenci sikap nifaq dan orang-orang munafik."

Subhanallah..

Tidak ada komentar: